Rabu, 10 Juni 2026

Bom Panci

Gereja Jadi Target Bom, Pemuda Gereja Berjaga dari Malam Hingga Pagi

Setelah informasi dan berita mengenai target peledakan bom yang tersebar di grup media sosial, para anggota OMK Gereja HTBSPM langsung amankan Gereja

Tayang:
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Yulis Tribun Jabar
Tribun Jabar/Ferry Fadhlurrahman
Gereja Katolik Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria, Minggu (9/7/2017), di Buahbatu menggelar misa seperti biasa pascapenangkapan pelaku bom panci, Sabtu (8/7/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Mendengar kabar Gereja Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria (HTBSPM) menjadi satu di antara tiga target lokasi pengeboman, Orang Muda Katolik (OMK) Gereja HTBSPM langsung bergegas menuju gereja melakukan pengamanan pada Sabtu (8/7/2017) malam.

Setelah informasi dan berita mengenai target peledakan bom yang tersebar di grup media sosial, para anggota OMK Gereja HTBSPM langsung bergegas menuju Gereja HTBSPM.

“Kemarin itu dapat kabar pukul 19.00 WIB, dari grup OMK. Awalnya itu dapat kabar dari Nofry (satu di antara anggota OMK), terus dapat dua berita, ada dua foto, saya baca, awalnya dari situ. Terus anak-anak disuruh merapat ke gereja,” ujar Klisman Christianson, satu di antara anggota OMK Gereja HTBSPM kepada Tribun Jabar di Gereja HTBSPM, Minggu (9/7/2017).

Lebih dari sepuluh anggota OMK Gereja HTBSPM ikut menjaga gereja dari pukul Sabtu (8/7/2017) pukul 22.00 WIB hingga Minggu (9/7/2017) pukul 05.00 WIB.


Klisman Christianson bersama anggota OMK yang lain mengaku rela ikut berjaga hingga pagi di gereja sebagai rasa kepemilikan terhadap gereja dan peningkatan kewaspadaan dari ancaman teror.

“(Mau ikut berjaga) Karena gereja sendiri, ya ditingkatkan kewaspadaannya, makannya ke sini (Gereja HTBSPM) merapat. Jadi kalau misalnya pait-paitnya orang (pelaku teror) lihat , ‘oh gereja ada yang jaga,” ujarnya.

Menurut pantauannya saat ikut berjaga, situasi gereja masih aman dan tidak ada pergerakan mencurigakan.

Ia juga bersyukur pelaku telah tertangkap dan bom yang diduga bom panci tersebut tidak jadi diledakan di Gereja HTBSPM.

“Iya itu, karunia Tuhan juga (tidak jadi diledakan di gereja),” kata Klisman Christianson.


Sebelumnya dikabarkan, tiga lokasi yang menjadi target pelaku pengeboman adalah Cafe Bali, Rumah Makan Celengan, dan Gereja HTBSPM yang berlokasi di Jalan Buah Batu, Bandung.

Menurut pantauan Tribun Jabar, kegiatan peribadatan di Gereja HTBSPM hingga Minggu (9/7/2017) masih terpantau aman dan lancar.

Masih terlihat beberapa anggota kepolisian berjaga di depan Halaman Parkir Gereja HTBSPM.

Mahasiswa

Pemilik sekaligus pelaku bom panci yang meledak pada Sabtu (8/7/2017) sore, di Kampung Kubangan Beureum, Sekejati, Bandung, yakni Agus Wiguna atau AW telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Sehari-hari, Agus Wiguna berjualan bakso dari pukul 07.00 WIB sampai petang.

Agus Wiguna, pelaku bom panci
Agus Wiguna, pelaku bom panci (Istimewa)

Namun, ternyata ada fakta lain mengenai Agus Wiguna.

Agus Wiguna rupanya adalah seorang mahasiswa.

Hal ini juga diamini oleh Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Bambang Purwanto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pelaku berinisial AW (Agus Wiguna) ini adalah mahasiswa pada perguruan tinggi swasta di Kota Bandung," ujar Brigjen Pol Bambang Purwanto, Minggu (9/7/2017).

Keterangan tersebut didapatkan dari hasil interogasi yang dilakukan pihak kepolisian.


Informasi mengenai Agus Wiguna merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta ini juga dibenarkan oleh beberapa warga di sekitar Kampung Kubang Beureum, Sekejati, Bandung.

Adin (42), Endang Ii (54), dan Masmun (73), sama-sama mengatakan jika Agus Wiguna memang merupakan mahasiswa semester tiga.

Namun, ketiga warga itu belum mengetahui secara pasti bagaimana status Agus Wiguna saat ini di perguruan tinggi tersebut.

"Mungkin Agus Wiguna sedang libur atau sudah keluar dari perguruan tinggi tersebut," ujar Adin (42), kepada Tribun Jabar.


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved