Selasa, 26 Mei 2026

Bom Panci

Ledakan Bom Panci Terdengar Hingga Radius 200 Meter

Saat ledakan terjadi Ajang berada di satu masjid yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah kontrakan sumber ledakan

Tayang:
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) meledaknya bom panci yang dilakukan tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017). 

Menurut Kapolrestabes Kota Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, ledakan terjadi pada pukul 15.45 WIB

"Yang meledak (kamar) paling belakang. Saat meledak tidak ada penghuni di kamar tersebut," ujar Kombes Hendro Pandowo.

Saat meledak, ada seorang penghuni yang kebetulan berada di rumah kontrakan, mendengar ledakan tersebut.

Kemudiam ia berlari dan berteriak 'ada api ada api!', setelah itu ia langsung melapor ke polisi.

Jualan Bakso

Agus Wiguna yang diduga kuat sebagai pelaku dan pemilik bom panci, sedang berjualan bakso ketika bom yang dirakitnya meledak.

Diduga, Agus Wiguna salah mengatur waktu bom. Bom tersebut rencananya diledakkan pada Jumat, 17 Juli 2017.

Namun bom panci tersebut meledak pada Sabtu, 8 Juli 2017 sekitar pukul 15.30 WIB.

Suasana olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) meledaknya bom panci yang dilakukan tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017).
Suasana olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) meledaknya bom panci yang dilakukan tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar di Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Sabtu (8/7/2017). (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar, bom berjenis panci itu meledak di rumah kontrakan yang ditempati Agus Wiguna yang berada di Kampung  Kubang bereum Rt 7 Rw 11, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung.

Saat bom meledak, saksi Ridwan yang tinggal di sebelah kamar kontrakan berada di kamar.

Suaranya cukup keras dan Ridwan sempat melihat ada api membumbung dari kamar yang ditempati Agus Wiguna.

Saksi lain bernama Endang Ii, yang berada di sekitar kontrakan tersebut, mengaku melihat kontrakan terlihat penuh asap.

Ia langsung mendobrak pintu kamar kontrakan yang ditempati Agus Wiguna.

Begitu pintu kamar terbuka, Endang melihat kamar hancur berantakan. Saksi Endang melihat benda yang tidak wajar lalu menghubungi petugas kepolisian.

Saksi lain bernama Adin, yang juga tinggal di kawasan kontrakan milik Ibu Epon, mencoba menjemput Agus Wiguna.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved