Banjir dan Longsor Terjang Lembang Bandung Barat, Belasan Rumah Terdampak, 4 Rusak Berat
Bencana banjir dan longsor terjadi di Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Penulis: Rahmat Kurniawan | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Banjir dan longsor melanda Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Bandung Barat, mengakibatkan 15 rumah terdampak, 4 rusak berat, dan satu keluarga mengungsi.
- Longsor terjadi pada Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi 5 meter, material berupa batu cadas langsung menimpa rumah di bawahnya.
- Salah satu korban, Kelli Wijana, menyebut rumahnya rusak parah hingga tidak bisa dihuni, dengan dinding jebol, lantai tertimbun lumpur, dan seluruh barang rusak.
Laporan reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Bencana banjir dan longsor terjadi di Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Akibatnya, setidaknya ada 15 rumah terdampak, 4 rusak berat, dan satu keluarga terpaksa mengungsi.
Pantauan di RT 1 RW 15 Kampung Andir, longsor terjadi pada Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan tinggi sekitar 5 meter. Material longsor berupa batu cadas terlihat langsung menimpa sejumlah rumah yang ada di bawah TPT.
"Iya ini rumah saya, rusak paling parah, ini lagi diberesin, yang tertimpa langsung ini ada 4 sama tetangga saya," kata salah satu pemilik rumah bernama Kelli Wijana (67) saat ditemui di lokasi, Senin (25/5/2026).
Kelli mengungkapkan, rumahnya mengalami kerusakan hampir di seluruh ruangan. Dinding jebol, lantai tertimbun material longsor berupa lumpur dan bebatuan, hingga properti rumah rusak.
Baca juga: Aksi Heroik Neni Triana Selamatkan Anak saat Longsor di Lembang Bandung Barat, Dapat 36 Jahitan
"Dinding jebol, 100 persen tidak bisa dihuni, ada batu bekas benteng pada masuk ke rumah, baju tidak ada yang selamat, elektronik tidak ada terselematkan ini baju anak saya yang dipakai," ungkapnya.
Kelli bersama istri, dan dua anaknya saat ini mengungsi pada sebuah rumah kontrakan yang ada di kampung setempat. Dengan kerusakan yang cukup masif, Kelli berharap ada uluran tangan pemerintah untuk memberi bantuan.
"Pengennya ada perbaikan, bantuan. bantuan belum ada, tadi dari Dinsos ngasi selimut," katanya.
Kelli menambahkan, dirinya tidak bisa menceritakan secara rinci terkait kronologi terjadinya banjir dan longsor TPT pada Sabtu (23/5/2025) sore.
Dari keterangan sang istri, banjir dan longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Banjir berawal dari tersumbatnya saluran air di wilayah sekitar.
Akibatnya, air meluap, masuk ke permukiman, hingga meredam sejumlah rumah. Tak lama setelah banjir, terjadi longsor TPT yang tepat berada di atas rumah Kelli.
"Saya tidak ada di rumah, istri sama anak yang dirumah lagi nyantai di luar, memang hujan gede, terus banjir. Istri saya nyuruh anak ambil hape ke dalam, tiba-tiba dinding jebol, dari benteng itu, itu sekitar jam tiga atau setengah empat," tandasnya.
Baca juga: Neni Terluka Dobrak Kaca Jendela, Toren Tetangga Sampai Masuk ke Rumah Korban, Longsor di Lembang
| Aksi Heroik Neni Triana Selamatkan Anak saat Longsor di Lembang Bandung Barat, Dapat 36 Jahitan |
|
|---|
| Banjir Bandang di Sukabumi, Puskesmas Palabuhanratu Sempat Tendam hingga 1 Meter, Tertutup Lumpur |
|
|---|
| Neni Terluka Dobrak Kaca Jendela, Toren Tetangga Sampai Masuk ke Rumah Korban, Longsor di Lembang |
|
|---|
| Sukabumi Dikepung Cuaca Ekstrem: Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Kecamatan, Puskesmas Terendam |
|
|---|
| Detik-detik Hujan Lebat Sebabkan Banjir dan Robohkan Tembok Sebuah Gang di Lembang Bandung Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sebuah-rumah-rusak-parah-tertimpa-reruntuhan-benteng-yang-longsor-di-Lembang.jpg)