Ilmuwan-ilmuwan Muslim Ini Sumbang Penemuan Hebat, Ada yang Dijuluki Bapak Operasi Modern
Tak hanya hebat dalam urusan medis Al-Zahrawi juga lumayan cakap dalam urusan menulis yang ia tuangkan dalam bukunya Kitab al-Tasrif yang membahas ten
Ibnu al-Haitham - Lensa Optik Modern
Abu Ali Muhammad al-Hasan bin al-Haitsam atau lebih dikenal sebagai Ibnu al-Haitham, adalah seorang ilmuwan Islam asal tahun 925 masehi yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat.
Ilmuan yang begitu tertarik untuk mempelajari tentang cahaya ini kini dikenal sebagai Bapak Optik Dunia, berkat kontribusinya dalam pembuatan lensa optik modern.
Beliaulah yang memperbaiki konsep ‘camera obscura’ atau lubang jarum yang awalnya ditemukan China.
Dalam theori ini disebutkan jika cahaya yang bergerak pada garis lurus akan membentuk gambar yang terbalik pada retina.
Oleh Ibnu al-Haitham teori ini kemudian ia sempurnakan dengan hasil penelitianya terhadap efek cahaya yang menyebutkan jika cahaya bergerak dalam garis lurus dan dibedakan oleh objek yang ter-refleksikan oleh sinar tersebut.
Teori inilah yang kemudian menjadi cikal bakal pembentukan konsep lensa optik medern yang ada saat ini.
Berkat temuanya ini ilmuan yang juga memiliki nama barat Alhazen bahkan dijadikan sumber inspirasi oleh beberapa ahli sains barat, seperti Roger Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop serta teleskop.
Bani Musa Bersaudara - "Book of Ingenious Device"
“Book of Ingenious Device” merupakan sebuah buku berisi berbagai catatan tentang sistem kerja sebuah mekanisme yang dibuat pada tahun 850 masehi oleh 3 bersaudara dari Iran bernama Bani Musa Bersaudara.
Dalam buku ini, Banu Musa yang terdiri dari Ahmad, Muhammad, dan Hasan bin Musa ibnu Shakir, menulis tentang bagaimana sebuah sistem mekanik bekerja serta menggambarkanya dalam bentuk ilustrasi.
Buku ini menjadi buku pertama didunia yang menjelaskan tentang sistem automata atau berbagai mesin otomatis.
Beberapa sistem yang dijelaskan dalam buku ini diantaranya adalah perangkat otomatis sistem fail-safe, engkol otomatis, katup otomatis, siphon dobel konsentris, serta saluran dengan ujung bengkok yang mampu menuang cairan berbeda.
Selain itu, masih ada fountain otomatis, organ bertenaga air, serta dispenser air.
Konsep dari “Book of Ingenious Device” inilah yang sekarang sering disebut sebagai pioner dari berbagai ensiklopedia dan buku manual yang ada saat ini.
Al-Idrisi - Peta Dunia
Abu Abdullah Muhammad al-Idrisi al-Qurtubi al-Hasani al-Sabti atau lebih sering di sapa dengan nama Al-Idrisi merupakan seorang ilmuan keturunan arab yang lahir di Ceuta, Afrika Utara.
Semasa hidupnya Al-Idrisi dikenal sebagai seorang pakar geografer dan kartografer yang gemar mengembara keliling dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/abul-qasim-khalaf-ibn-al-abbas-az-zahrawi-bapak-operasi-modern_20170630_074335.jpg)