Di Indonesia Ada Ayam Warna-warni, di Rusia Ada Anjing Ini, Tapi Nasib Mereka Ternyata Menyedihkan
Juru kampanye anti kekerasan terhadap hewan telah menyelamatkan dua ekor anak anjing berwarna merah muda mencolok yang ketakutan.
Penulis: Futhuriyyah Rufaidah Mahendra | Editor: Futhuriyyah Rufaidah Mahendra
TRIBUNJABAR.CO.ID - Juru kampanye anti kekerasan terhadap hewan telah menyelamatkan dua ekor anak anjing berwarna merah muda mencolok yang ketakutan.
Anjing-anjing itu diketahui biasa berpose dalam foto bersama anak-anak di sebuah resor tepi laut di Rusia.
Bersama anjing dewasa memiliki bulu berwarna biru, mereka kemudian dibuang di hutan sejauh 56 kilometer dari Laut Hitam, Kota Gelendzhik.
Baca: Inilah Kamar Hotel Tempat Obama Menginap Di Yogyakarta
Seorang penyelamat menyebutkan satu di antara anjing tersebut mengalami luka parah akibat peluru senapan udara.
Saat ini anjing tersebut telah dibawa ke Moskow, Rusia, untuk mendapat perawatan dari dokter hewan.
Belum ada keterangan pasti bagaimana anjing-anjing tersebut bisa memiliki warna bulu merah muda dan biru, apakah disemprot cat atau dimasukkan ke dalam bahan kimia.
Belum diketahui pula alasan mengapa anjing itu ditinggalkan di hutan dan mengapa bisa mendapatkan luka tembak.
Namun Mark Protsenko, mantan pemilik anjing-anjing itu, memberikan jawaban saat mendapat banyak kritik, "hewan ada karena mereka berfungsi untuk dimakan dan sebagai bahan untuk mantel, sepatu, dan sarung tangan."
Diketahui Mark telah berusaha menjual ketiga anjing yang kemudian ditemukan di hutan tersebut.
Mark juga mengatakan, "banyak peminat mendatangi saya, bahkan saat saya membawa ketiga anjing itu jalan-jalan."
"Sekarang adalah musim liburan, mereka (ketiga anjing) adalah sumber uang yang sangat bagus di resor," ungkap Mark.
Mark mengaku dirinya bisa menghasilkan uang sebesar sekira Rp 4 Juta sehari dari orang-orang yang membayar untuk berfoto bersama ketiga anjing itu.
Baca: Ditabrak Bus Bertingkat Hingga Terseret 13 Meter, Pria Ini Lakukan Hal Tak Terduga Setelahnya
Mark juga menambahkan, dirinya ingin menjual ketiga anjing itu karena di resornya masih banyak binatang serupa lainnya.
Seseorang dari kelompok hak asasi hewan mengatakan, "pasangan ini (Mark dan istrinya) sering terlihat berjalan-jalan dengan anjing berwarna merah muda, biru, dan juga sewarna singa."
"Warga dan wisatawan, tolong jangan mendukung bisnis seperti ini dan harap melapor kapanpun Anda melihatnya," pinta kelompok hak asasi hewan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anjing-berwarna-pink-dan-biru_20170628_163104.jpg)