Minggu, 12 April 2026

Wisata Bandung

Santri Aa Gym Kini Bisa Latihan Memanah dan Berkuda, Kudanya Didatangkan dari Arab dan Australia

Tak tanggung-tanggung, kuda yang bisa ditunggangi untuk berlatih ini sebagian didatangkan dari Arab dan Australia

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Ichsan
TRIBUNJABAR.CO.ID/REZEQI HARDAM SAPUTRO
Seorang Santri Daarut Tauhid yang sedang berlatih kuda di Daarus Sunnah milik Aa Gym. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dulu aktivitas santri diluar belajar mengaji, paling banter main bola atau bercocok tanam. Kini pandangan itu pun berubah.

Setidaknya, itu bisa dilihat dari aktivitas santri di Pondok Pesantren (Pontren) Daarut Tauhid, Bandung.

Di Pontren yang dipimpin KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym ini, santri bahkan bisa berlatih memanah dan berkuda.

Tak tanggung-tanggung, kuda yang bisa ditunggangi untuk berlatih ini sebagian didatangkan dari Arab dan Australia.

Bisa dibayangkan bagaimana tinggi dan besarnya tubuh kuda dari kedua negara tersebut.

Selain bisa menunggang kuda impor, tempat latihannya pun sangat representatif dan berhawa sejuk.

Baca: KH Zaenal Mustofa, Dijebloskan ke Penjara karena Menolak Hormat Seikerei ke Tokyo

Tempat latihan memanah dan berkuda itu dinamai "Daarus Sunnah", berlokasi di Jalan Cigugur Girang No 33, Parongpong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat,  

Di Daarus Sunnah, sedikitnya ada 29 ekor kuda dari Arab, Australia, dan kuda lokal dari Indonesia.

Adapun alat memanah diimpor dari China dan Korea.

Awalnya latihan memanah dan berkuda di sini dikhususkan bagi santri Daarut Tauhid, kini fasilitas tersebut dibuka untuk umum.

Baca: SHAFIRA dan MEZORA Kembali Gelar Fashion Show On The Street di Jalan Asia Afrika

Pihak pengelola telah menyiapkan 30 orang pelatih untuk belajar memanah dan menunggang kuda.

Di Daarus Sunnah, pengunjung pun dapat menikmati program Sunday Morning.

"Pengunjung yang mengambil program sunday morning akan dilatih berkuda dan memanah, serta  mendapatkan makan siang," kata Manajer Operasional Daarus Sunnah, Ganjar Sukmana di Daarus Sunnah, Sabtu (17/6/2017).

Untuk mengikuti program sunday morning ini, pengunjung dikenai tarif Rp 150 ribu.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved