Sabtu, 11 April 2026

Wanita Anggota Satpol PP

Cerita Mojang Pol PP, Mulai dari Membawa Gembel yang Bau, Hingga Ditendang Pengamen

Resti, anggota Mojang Pol PP lainnya menceritakan pengalaman paling mencekam selama karirnya, itu terjadi saat ramadan 2016

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Theofilus Richard
Mojang Pol PP 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dari 260 anggota Satpol PP Kota Bandung, ternyata ada 10 Srikandi yang lebih dikenal dengan nama Mojang Pol PP.

Mojang Pol PP terbentuk sejak 2015 dan berasal dari lintas generasi, anggota termuda, Reyne, berusia 24 tahun.

Resti, anggota Mojang Pol PP lainnya menceritakan pengalaman paling mencekam selama karirnya, itu terjadi saat ramadan 2016.

Saat itu ia bersama anggota Mojang Pol PP lainnya bertugas menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Dalem Kaum.

"Pas penertiban di siang hari, sore harinya ada penyerangan dari PKL di situ. Itu pengalaman mencakam buat kami," kata Resti.

Beruntung, kesepuluh Mojang Pol PP tidak mendapatkan luka serius.

Baca: Santri Daarut Tauhid Buka Puasa Bareng Warga, Aa Gym Isi Tausiyah dan Pamit Umroh

Tami, anggota Mojang Pol PP lainnya mengaku, pernah mengejar manusia silver, pengamen dan gelandangan.

"Waktu itu mobil kita pernah ditendang sama pengamen," kata Tami.

Menurut Resti, pekerjaannya itu memiliki banyak risiko.

Ia pun pernah berurusan dengan gelandangan yang lusuh dan bau.

Tetapi Resti dan Mojang Pol PP lainnya menerima hal tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalankan.

"Itu sih pasti (pernah mengeluh), tapi itu adalah tanggung jawab kami," kata Resti.

Moya, anggota Mojang Pol PP mengatakan sering mendapat makian dari masyarakat yang ditertibkan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved