Deddy Mizwar Ajak Warga Jabar jadi Wirausahawan

Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, mengajak mahasiswa di Jabar menjadi wirausahawan

Deddy Mizwar Ajak Warga Jabar jadi Wirausahawan
tribunjabar/teuku muhamad guci
Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, membuka acara seminar entepreuener di Aula 1 Universitas Islam Bandung, Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Minggu (16/4/2017). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, mengajak mahasiswa di Jabar menjadi entrepreuner setelah lulus dari perguruan tingginya. Sebab, kata dia, mahasiswa dianggap memiliki kemampuan untuk menggali lebih banyak peluang bisnis di Jabar yang sampai saat ini masih belum tergali.

"Seperti pariwisata, di masa depan ini akan berkembang," kata Deddy usai menghadiri seminar entrepreunership di Aula 1, Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Minggu (16/4/2017).

Deddy menilai, pariwisata merupakan urutan keempat dari empat sektor pendapatan terbesar negara selama ini. Meski hanya urutan keempat, kata dia, kecenderungan pendapatan dari sektor pariwisata justru meningkat ketimbang sektor minyak dan gas bumi, batu bara, dan kelapa sawit.

"Sektor pariwisata ini cenderung meningkat, bahkan 2019, pemerintah pun menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara berwisata ke Indonesia," kata Deddy.

Dikatakan Deddy, masih banyak potensi pariwisata di Indonesia khususnya di Jabar yang belum tergarap secara maksimal. Hal itu pula yang membuat industri pariwisata Indonesia masih kalah dengan negara tetangga, yaitu Thailand dan Singapura.

Salah satu pemicunya, lulusan perguruan tinggi masih mendambakan menjadi pegawai setelah lulus. Padahal dengan kemampuan berpikirnya, lulusan perguruan tinggi bisa menggali kekayaan sumber daya alam, kebudayaan, dan kesenian untuk menjadi potensi pariwisata.

"Geopark Ciletuh misalnya, yang akhir 2017 akan mendapatkan pengakuan Unesco. Kalau itu jadi, akan jadi destinasi wisata berskala internasional, maka pertumbuhan ekonomi di sana akan cepat tumbuh dan berkembang," kata Deddy.

Deddy menilai, lulusan perguruan tinggi bisa menggali banyak potensi ekonomi di kawasan Geopark Ciletuh dengan kekayaan alam yang dimiliknya. Sebab, kata dia, masih banyak potensi wisata alam dan budaya di kawasan Geopark Ciletuh yang sampai saat ini belum terungkap.

"Di lahan seluas 176 ribu hektare itu terdapat beragam potensi, seperti geodiversity, biodiversity dan culturediversity yang memukau," kata Deddy. Sejauh ini, kata Deddy, baru Universitas Padjadjaran yang baru melakukan penelitian terhadap kawasan Geopark Ciletuh. Namun, kata dia, penelitian tersebut baru berkaitan dengan geologi.

"Ini (Geopark Ciletuh) emperan Surga yang masih tidur belum dibangunkan," kata Deddy. (cis)

Penulis: cis
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved