Tim Sepakbola Peparnas Jabar Menang Telak

"Ada beberapa pemain (utama) kami dilarang bermain," kata Mulyadi usai pertandingan di Lapangan Progresif, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung

Penulis: cis | Editor: Ferri Amiril Mukminin
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
TARIAN KOLOSAL - Siswa difabel dari 46 SLB berkolaborasi dengan 400 siswa SMK Negeri 10 Bandung membawakan tarian kolosal pada Pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (15/10/2016). Peparnas XV/2016 resmi dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi. Even multi cabang olahraga khusus penyandang disabilitas ini akan berlangsung hingga 24 Oktober 2016, yang akan mempertandingan 13 cabang olahraga dengan memperebutkan 599 medali emas, 599 perak, dan 745 perunggu. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pelatih tim sepak bola Peparnas XV Kalimantan Timur, Mulyadi, tak heran jika timnya kalah telak atas tim tuan rumah. Sebab pemain yang belaga menantang tim Jabar itu bukan merupakan pemain utama.

"Ada beberapa pemain (utama) kami dilarang bermain," kata Mulyadi usai pertandingan di Lapangan Progresif, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (17/10/2016).

Mulyadi mengatakan, larangan tersebut muncul sehari sebelum timnya bertanding. Padahal, kata dia, semua pemainnya lolos verifikasi setelah pembukaan Peparnas XV.

"Tiba-tiba malam hari waktu teknikal meeting, pemain kami ada yang dilarang main setelah bertemu Jabar," kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, pelarangan itu berkaitan dengan regulasi. Menurutnya, pemain yang boleh turun di lapangan terdiri dari seorang kiper yang masuk kategori tuna daksa dan empat pemain kategori celebral palsy (CP).

"Sementaran ada enam pemain kami yang dikategorikan tuna daksa sehingga tidak bisa main kecuali menjadi kiper," kata Mulyadi.

Mulyadi mengaku timnya sangat dirugikan dengan aturan itu. Padahal ia menilai dua pemain tim Jabar, yaitu Muhammad Hidaya dan Cahyana merupakan kategori tuna daksa.

"Secara kasat mata sudah bisa dilihat. Harusnya kedua pemain itu jadi kiper," kata Mulyadi.

Pelatih Tim Jabar, Dadang Kurnia, mengatakan kemenangan itu merupakan hasil kerja keras para pemain. Menurutnya, para pemain telah berlatih selama lima bulan untuk meraih medali emas pada cabang olahraga sepak bola.(cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved