Bencana Puting Beliung
Angin Puting Beliung Mengamuk di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak
Ratusan pohon tumbang, termasuk ada pohon rubuh yang menimpa rumah warga dan rentangan kabel listrik PLN.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Kisdiantoro
CIAMIS,TRIBUNJABAR.CO.ID- Belum lagi duka musibah banjir bandang, longsor, dan amblesnya Jembatan Ciputrapinggan yang terjadi Minggu (9/10) malam berlalu, hari Rabu (12/10) siang bencana kembali melanda bumi Pangandaran.
Ratusan rumah di sejumlah desa di Kecamatan Parigi Pangandaran porak poranda diterjang angin puting beliung. Angin yang disertai hujan itu terjadi sekitar pukul 14.00. Kerusakan paling parah terjadi di Desa Parigi dan Desa Kalangjaladri. Tak hanya rumah yang rusak, kompleks Pasar Parigi juga diterjang angin puting beliung.
Sejumlah sekolah, kantor, dan fasilitas umum juga terdampak. Angin kencang juga menimpa Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih.
Ratusan pohon tumbang, termasuk ada pohon rubuh yang menimpa rumah warga dan rentangan kabel listrik PLN. Seorang warga meninggal dunia menyusul kejadian tersebut.
Korban meninggal atas nama Ade Uju (45), warga Kedung Dahon yang meninggal di lokasi tambak di Bojongsalawe.
“Waktu kejadian korban baru keluar dari lokasi tambak mau pulang ke rumah.Tapi pas di pematang tambaktiba-tiba muncul anging putting beliung yang begitu kencang. Korban terjungkal masuk tambak, diduga badannya membentur perahu yang ada disisi tambak,” ujar Dedi Abut Kurniadi, Kades Kalangjaladri kepada Tribun ketika dihubungi Tribun Rabu (12/10) sore . (STA)
Apa yang dilakukan warga di tengah kepanikan datangnya puting beliung? Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Jabar besok, Kamis (13/10/2016). Follow akun twitter Tribun Jabar: @tribunjabar dan facebook: tribunjabaronline, untuk mendapatkan info terkini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-rusak-akibat-puting-beliung-di-pangandaran_20161012_214001.jpg)