PON XIX Jabar 2016

Peraih Medali Emas Cabor Dayung Ini 9 Tahun Menjadi Tenaga Kontrak di KBB

"Selain jadi atlet saya TKK di Dinas Pertanian (Distan). Pemkab Bandung Barat sejak 2008," ujar Masripah (27) usai pengalungan medali.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Yaulana Amalia (22) salah seorang atlet Jabar cabang olahraga dayung nomor kayak beregu 4 orang dipeluk ibunya, Sunarti (58) (membelakangi), seusai beraksi di ajang PON XIX/2016 di Situ Cipule, Kabupaten Karawang Selasa (20/9). Di nomor itu, Jabar menambah pundi-pundi emasnya lewat keberhasilan atletnya Masripah, Yaulana Amalia, Astri Dwijayanti, dan Fajriah Nurbayan. 

KARAWANG,TRIBUNJABAR.CO.ID - Peraih medali emas cabang olahraga (cabor) dayung Jawa Barat (Jabar) di nomor kayak beregu 4 orang, di Situ Cipule Kabupaten Karawang, Selasa (20/9), selama 9 tahun berstatus tenaga kerja kontrak (TKK) di Pemkab Bandung Barat.

"Selain jadi atlet saya TKK di Dinas Pertanian (Distan). Pemkab Bandung Barat sejak 2008," ujar Masripah (27) usai pengalungan medali.

PON Jabar 2016 ini kali terakhir ia ikuti. PON selanjutnya, empat tahun ke depan, ia sudah tidak bisa bergabung lagi karena keterbatasan usia.

"Mudah-mudahan bisa di Pelatnas, apalagi ini PON terakhir bagi saya. Makanya harapan saya di luar atlet, status TKK saya bisa naik jadi PNS," ujarnya.

Sejak berstatus TKK ia digaji sebesar Rp 750 ribu. Meski begitu, selama 9 tahun mengabdi sebagai pegawai pemerintah ia mengalami sejumlah kenaikan.

"Awalnya Rp 750 ribu sekarang gaji saya sebagai TKK Rp 1.15 juta per bulan," ujarnya yang telah memiliki satu orang anak.(men)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved