Kesehatan

Perlu Tahu! Ternyata, Handphone bisa Sebabkan 4 Stres Ini

PENGGUNAAN handphone utamanya adalah sebagai alat berkomunikasi. Namun, kemajuan teknologi sudah melipatgandakan fungsinya.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
SHUTTERSTOCK
Illustrasi. 

TRIBUNJABAR.CO.ID --- Penggunaan handphone utamanya adalah sebagai alat berkomunikasi.

Namun, kemajuan teknologi sudah melipatgandakan fungsinya. Lebih dari itu, handphone juga disebut menyebabkan beberapa jenis stres.

Seperti dilansir Prevention.com yang dikutip Tribun dari intisari, setidaknya ada empat jenis stres yang disebabkan oleh handphone.

1. Kecemasan baterai habis
Berdasarkan survei terbaru, dari 2.000 pengguna smartphone di AS, 90%-nya mengalami gangguan kecemasan baterai smartphone habis. Hasil survei menunjukkan bahwa orang dengan gangguan kecemasan ini akan merasa panik ketika baterai handphone mereka di bawah 20%. Gejala awal dari gangguan ini adalah mencari orang asing untuk meminjam carger.

2. Phantom Vibration Syndrome
Ini merupakan gangguan getaran handphone, dimana seseorang merasa adanya getaran di saku atau tasnya dan memeriksa handphone apakah ada telepon atau chat yang masuk. Seseorang biasanya terus berpikiran bahwa ada yang menghubunginya, sehingga selalu merasa handphone-nya bergetar. Kadang-kadang, gangguan ini disebut juga sebagai “ringxiety”.

3. Nomophobia
Nomophobia adalah ketakutan seseorang tanpa handphone. Studi pada tahun 2015 menggunakan kuesioner mengukur ketakutan ini dan menemukan bahwa semakin seseorang berpikiran dan menyatakan mereka tidak bisa tanpa handphone, maka semakin besar pula kecemasannya yang akan muncul.

Studi lain pada pengguna iPhone diminta untuk menyelesaikan teka-teki dengan mengabaikan handphone mereka ketika bordering. Hasilnya adalah mereka merasa cemas dan detak jantung serta tekanan darah meningkat, kemudian teka-teki yang dikerjakan tidak mendapatkan hasil maksimal.

4. Fomo
Jenis stres karena handphone yang terakhir adalah fomo, yaitu gangguan yang paling sering muncul karena media sosial. Seseorang yang mengalami gangguan ini akan memamerkan apapun yang mereka punya di media sosial, mulai dari tiket konser, makan malam mewah, dan lainnya. Studi dilakukan pada kalangan mahasiswa selama 8 minggu dan rata-rata mahasiswa menggunakan handphone empat kali dalam satu jam.

Secara tidak sadar, hal ini membuat seseorang terus membandingkan apa yang dia punya dengan orang lain, sehingga menimbulkan perasaan iri hingga depresi. (*)

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved