Hewan Kurban
Harga Sapi Hidup di Tanjungsari Naik Hingga 30 Persen
Jelang Hari Raya Iduladha, harga sapi, kambing dan domba di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan signifikan
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun, Wisnu Saputra
TANJUNGSARI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Jelang Hari Raya Iduladha, harga sapi, kambing dan domba di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga sudah terjadi sejak dua minggu yang lalu.
Dayana (54) salah seorang pedagang sapi dan juga pembibit sapi asal Tanjungsari menuturkan, kenaikan harga sapi di Pasar Tanjungsari sudah mencapai hingga 30 persen per ekornya. Kenaikan harga diakibatkan diantaranya karena biaya pakan yang juga naik.
"Harga bibit sapi awal juga mahal, ini juga jadi pengaruh kenaikan. Pakan nya juga naik, apalagi sekarang rumputnya juga sudah susah," ujar Dayana kepada Tribun di Pasar Hewan Tanjungsari, Selasa (23/8).
Menurutnya, sebelum mengalami kenaikan, harga sapi dengan berat 300 kilogram dihargai senilai Rp 15 juta per ekornya. Namun, setelah mengalami kenaikan, harga sapi melonjak di kisaran Rp. 17,5 juta hingga Rp 18 juta per ekornya.
"Untuk tahun kemarin saja kami per kilogramnya jual Rp 55 ribu. Tahun sekarang per kilogramnya kami jual Rp. 65 ribu," kata dia.
Dengan kondisi seperti itu, kata dia, para pedagang kini mengeluhkan sepinya para pembeli. Padahal, H-20 Iduladha, para pembeli hewan kurban sudah mulai ramai mengunjungi Pasar Hewan Tanjungsari.(raw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-hewan-kurban-di-tanjungsari_20160823_135643.jpg)