Libur Panjang

Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi Besok

Libur panjang akhir pekan ini tidak sepadat libur panjang akhir pekan sebelumnya

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Antrean kendaraan yang akan masuk ke Kota Bandung melalui gerbang keluar tol Pasteur, Jumat (6/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Arus balik libur panjang 5-8 Mei dari Kota Bandung diprediksi terjadi Sabtu (7/5/2016). Pelancong diminta untuk tidak terburu-buru dan memilih waktu yang tepat untuk kembali ke asalnya.

"Prediksi itu didasari faktor ujian siswa SMP (Ujian Nasional) yang dimulai hari Senin sehingga mulai banyak yang mulai kembali lebih awal," kata Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Santiadjie, kepada Tribun di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (6/5/2016).

Santiadjie mengatakan, libur panjang akhir pekan ini tidak sepadat libur panjang akhir pekan sebelumnya. Hal itu disebabkan adanya stigma Kota Bandung selalu mengalami kemacetan setiap libur panjang. Menurutnya, banyak pelancong mengalihkan liburan ke tujuan yang lain.

"Selain itu pemecah akses menuju gerbang Tol Paster ke Kota bandung sudah dilakukan sehingga gerbang tol melalui pintu lain juga berfungsi maksimal," kata Santiadjie.

Volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung mulai mengalami lonjakan hari ini. Hal itu berdasarkan pantauan volume kendaraan di Gerbang Tol Pasteur yang antreannya mencapai tiga kilometer.

"Hari ini ada peningkatan Tapi antrean itu terjadi karena ada kendala transaksi. Satu kendaraan 2-6 detik untuk transaksi sehingga terjadi kepadatan. Tidak ada kendala di ruas jalan setelah Gerbang Tol Pasteur," kata Santiadjie.

Dikatakan Santiadjie, lonjakan yang terjadi itu diluar prediksi sebelumnya. Pihaknya sempat memprediksi lonjakan kendaraan libur panjang 5-8 Mei terjadi pada Rabu (4/5/2016) malam sampai Kamis (5/5/2016).

"Memang ada kepadatan di Tol Cikampek, tapi mayoritas ke arah Tol Cipali, Jawa Tengah," kata Santiadjie.

Meski mengalami peningkatan volume kendaraan, Santiadjie mengatakan, hal itu tidak mempengaruhi kemacetan di Kota Bandung. Menurutnya, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung itu banyak mengarah ke Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Kepadatan terjadi seperti di PVJ, Sukasari, Terminal Ledeng karena ada objek wisata di sisi jalan protokol ke arah Lembang. Untuk mengurangi beban, kami alihkan arus mulai Terminal Ledeng sampai Sersan Bajuri," ujar Santiadjie. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved