Sabilulungan Fair Bukukan Transaksi Rp 3,1 Miliar

Saking ramainya pameran ini, katanya, stand-stand masih tetap buka sampai jam-jam terakhir.

TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Ferry Sandiyana, mengunjungi stand Kopi Gunung Tilu dalam Sabilulungan Fair 2016, Minggu (24/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Perputaran rupiah dalam Sabilulungan Fair 2016 mencapai Rp 3,1 miliar. Kegiatan pameran dan festival ini diselenggarakan di kawasan Gedong Budaya Sabilulungan selama tiga hari, 22-24 April 2016.

Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Ferry Sandiyana, sebagai penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan sebanyak Rp 1,5 miliar di antaranya dihasilkan dari transaksi di bidang perumahan. Terdapat enam stand perumahan dan apartment dalam acara tersebut.

Sedangkan transaksi senilai Rp 130 juta dibukukan dari sederet stand kopi, transaksi di stand selimut senilai Rp 30 juta per hari, dan sisanya dari stand-stand fashion, aksesoris, kuliner, kerajinan, dan mainan. Perputaran uang di stand-stand makanan dinilai sangat cepat dalam waktu tiga hari penyelenggaraan.

"Transaksi Rp 3,1 miliar ini diluar dugaan, tadinya targetnya paling Rp 1,5 miliar. Kegiatan-kegiatan yang digelar Pemkab Bandung juga menarik pengunjung ke lokasi dalam jumlah yang sangat banyak," kata Ferry di Gedong Budaya Sabilulungan, Minggu (24/4).

Saking ramainya pameran ini, katanya, stand-stand masih tetap buka sampai jam-jam terakhir. Para pengunjung dinilai tertarik juga dengan sejumlah barang atau kerajinan yang jarang ditemui di pasar atau toko biasa.

Untuk menggelar event serupa yang selanjutnya, Ferry mengatakan akan menambah jumlah stand, memaksimalkan fungsinya, serta menambah waktu kegiatan. Event yang pertama kali digelarnya ini dinilai meraih kesuksesan.

"Tadinya diperkirakan, daya beli masyarakat sedang rendah karena kondisi ekonomi yang belum stabil. Namun ternyata, hal ini terbantahkan dengan tingginya nilai transaksi dalam kegiatan ini," ucapnya.

Selanjutnya, Kadin Kabupaten Bandung berencana menggelar event secara tematik, contohnya pameran perumahan, fashion, kerajinan, atau kuliner. Kabupaten Bandung, katanya, dinilai memiliki potensi yang kuat dalam bidang-bidang tersebut.

"Contohnya dalam kegiatan ini, perumahan di Bojongsoang mampu menarik para pengunjung untuk berinvestasi. Kopi pun banyak sekali peminatnya, mengingat Kabupaten Bandung, khususnya Pangalengan, merupakan salah satu produsen kopi terbaik di Indonesia," katanya. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved