Operasi Tangkap Tangan KPK

Ojang Ditangkap KPK, Nasdem Subang Bertekad Gantikan Dominasi PDIP

"Kami partai baru dan ambisi saya selaku pimpinan DPD Nasdem Subang menargetkan Subang tidak lagi jadi lumbung suara PDIP

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bupati Subang Ojang Sohandi mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Ojang merupakan salah satu tersangka yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Subang pada Senin (11/4/2016) lalu dengan tersangka lainnya yakni Deviyanti Rochaeni, Mantan Kadis Kesehatan Subang Jajang Abdul Kholik yang menjadi terdakwa, istri Jajang, Lenih Marliani, dan Ketua Tim JPU Kejati Jabar yang menangani kasus Jajang, Fahri Nurmallo terkait kasus dugaan suap rencana penuntutan dalam kasus penggelapan dana BPJS. 

SUBANG,TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Subang, Eep Hidayat menargetkan menguasai Kabupaten Subang dari semula lumbung PDI-Perjuangan menjadi lumbung Partai Nasdem.

Eep menjelaskan, selama dua dekade, Kabupaten Subang selalu diperhitungkan dalam setiap momen politik lima tahunan, entah Pilkada, Pileg maupun Pilpres.

"Kami partai baru dan ambisi saya selaku pimpinan DPD Nasdem Subang menargetkan Subang tidak lagi jadi lumbung suara PDIP, tapi lumbung Nasdem," ujar Eep kepada Tribun saat dihubungi kembali pada Kamis (14/4).

Eep sendiri merupakan mantan Bupati Subang periode 2008-2013 sekaligus Ketua DPC PDIP Subang. Namun, ia sempat tersandung kasus korupsi upah pungut yang membuatnya terlempar dari kader sekaligus ketua DPC PDIP Subang. Hal sama dialami oleh penerusnya, Bupati Subang Ojang Sohandi, yang sebelumnya sempat jadi ajudan dan wakil bupati Subang bersama Eep.

Pernyataan Eep sendiri terkesan provokatif dan menyiratkan dendam pada PDIP yang sempat membesarkan namanya. Namun Eep membantah dirinya merasa dendam atau sakit hati pada PDIP.

"Sama PDIP saya tidak dendam atau sakit hati. Saya masih respect karena saya sangat menghargai almarhum Taufik Kiemas (suami Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri). Beliau orang tua saya dan saya sangat menghargainya dan jika beliau masih hidup, saya akan tetap di PDI-P," ujar Eep.

Targetnya menjadikan Subang jadi lumbung partainya, kata Eep, sangat beralasan. Apalagi, Ojang yang jadi tokoh sentral di PDIP ditangkap KPK. Kemudian, ia mengklaim banyak kader PDIP yang akan hengkang ke Nasdem.

"Asal anda tahu, hampir tiap hari banyak kader PDIP hubungi saya menyatakan diri untuk bergabung dengan DPD Nasdem Subang, belum lagi dari Partai Golkar. Jadi,

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved