Breaking News:

Patung di Purwakarta

Syahid Joban Tetap Tolak Pembangunan Patung di Situ Wanayasa

Terutama soal penggunaan anggaran rakyat untuk bangun patung yang tidak bermanfaat.

TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Polisi tengah memeriksa sekitar patung arjuna yang dibakar orang tak dikenal di Situ Wanayasa Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta, Kamis (10/2/2016). 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Pimpinan kelompok dakwah Manhajus Solihin Muhammad Syahid Joban menentang pembangunan patung di Situ Wanayasa oleh pemerintah setempat, pasca patung Arjuna di Situ Wanayasa dibakar orang tak dikenal pada Kamis (11/2).

"Kami menentang dan mendesak Bupati Purwakarta untuk tidak lagi membangun patung di manapun di Purwakarta karena patung itu dilarang syariat agama," ujar Joban kepada Tribun di Purwakarta, Jumat (12/2).

Atas rencana pemerintah itu, Joban mengaku akan mengerahkan massa santri di seluruh Purwakarta untuk menggeruduk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta yang selama ini dinilainya tidak melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Pemkab Purwakarta.

"Terutama soal penggunaan anggaran rakyat untuk bangun patung yang tidak bermanfaat. Kami akan datangi DPRD Purwakarta untuk menyampaikan tuntutan ini. Jangan sampai Purwakarta dipenuhi benda-benda syirik dan musrik seperti patung," ujar Joban.

Ia menegaskan lembaganya selama ini konsisten mengkritik pembangunan patung di Purwakarta. Namun, ia membantah terlibat dalam aksi pembakaran patung.

"Kami akan menentang pembangunan patung secara konstitusional, sampaikan aspirais pada DPRD. Meskipun kami mengapresiasi tindakan pelaku karena itu bentuk kegelisahan kami pada bupati yang tidak mengindahkan tuntutan ulama Purwakarta," ujar Syahid. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved