Kunjungan Duta Besar
22 Dubes Uni Eropa Akan Datangi Gedung Sate di Hari dan Jam yang Sama
Kunjungan resmi para dubes Eropa tersebut dapat terealisasi berkat kerjasama Pemprov Jabar bersama B_Trust
Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zainal M
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebanyak 22 duta besar (dubes) negara-negara Uni Eropa akan melakukan kunjungan resmi ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Jumat (12/2/2016) besok. Para dubes tersebut akan diterima langsung oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Gedung Sate.
Sekda Jabar, Iwa Karniwa mengatakan kunjungan para dubes Eropa tersebut merupakan buah dari kinerja Pemprov Jabar yang dianggap cemerlang dalam soal laporan keuangan serta layanan publik.
Menurutnya sejumlah kemajuan signifikan dicapai dari mulai raihan opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari BPK sebanyak empat kali, laporan kinerja instansi pemerintah (Lakip) dan beberapa standar pelayanan minimal (SPM).
"Atas keberhasilan ini rencananya 22 duta besar negara Eropa dan juga dari Brunei Darusalam akan melakukan kunjungan ke Pemprov Jabar, 12 Februari besok," ujar Iwa saat ditemui di Gedung Sate, Kamis (11/2).
Dijelaskan Iwa, dari 22 dubes yang direncanakan akan hadir, sejumlah dubes sudah mengonfirmasi kehadiran mereka di Jawa Barat, diantaranya Belgia, Swedia, Republik Irlandia, Slovenia, Rumania, dan Austria.
Sedangkan, beberapa negara lainnya seperti Belanda, Jerman, Italia, Perancis, Inggris masih belum memberikan konfirmasi.
"Yang pasti kita akan berupaya melayani mereka dengan baik selama berkunjung ke Gedung Sate," ungkap Iwa.
Ia menambahkan, kunjungan resmi para dubes Eropa tersebut dapat terealisasi berkat kerjasama Pemprov Jabar bersama B_Trust sebagai lembaga non pemerintah yang berperan dalam peningkatan akuntabilitas pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam sisi pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok.
Kedatangan para duta besar ini akan menjadi momentum Pemprov Jabar untuk menawarkan sejumlah kerjasama, terutama dalam bidang pendidikan dan perdagangan serta investasi.
Khusus bidang pendidikan, kata Iwa, saat ini kerjasama sudah terjalin yakni dengan menyekolahkan PNS untuk program doktoral di sejumlah negara Eropa.
"Kita juga ingin meningkatkan perdagangan ekspor-impor dan investasi. Pemprov berharap kunjungan ini bisa membuka peluang-peluang investasi apa yang dapat dilakukan oleh negara-negara Uni Eropa di Jawa Barat," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gedung-sate-malam-hari_20150526_182901.jpg)