Kesehatan
Memerah ASI yang Benar, Caranya Seperti Ini
UNTUK menyukseskan air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan, ibu pekerja harus....
JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Untuk menyukseskan air susu ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan, ibu pekerja harus rajin memerah ASI.
ASI perah nantinya untuk diberikan kepada bayi ketika ibu bekerja.
Memerah ASI pun tidak asal dilakukan. Ada beberapa cara yang harus diperhatikan.
"Posisi tangan harus benar. Letakkan jari tangan di luar areola," ujar Konselor Laktasi dari Rumah Sakit Bunda Jakarta Muji Hananik beberapa waktu lalu.
Areola adalah area gelap di sekitar puting dan merupakan gudang ASI.
Gunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan payudara.
Kemudian, jangan memerah hanya satu arah. Putar jari tangan dan perah mengikuti arah jarum jam 06.00, 12.00, 03.00, dan 09.00.
"Kalau enggak begitu nanti enggak akan dapat banyak ASI," terang Nanik.
Sama halnya ketika menggunakan alat pompa ASI, pastikan areola masuk ke dalam corong pompa ASI dan puting berada di tengah.
Saat memompa, sebaiknya juga digerakkan ke segala arah.
Untuk pompa ASI, Muji menyarankan agar memilih yang terbuat dari bahan silikon karena dinilai lebih steril dibanding bahan karet.
Perahlah ASI dua jam sekali.
Menurut Muji, memerah ASI sesering mungkin dapat memperlancar produksi ASI dan mencegah payudara bengkak.
Posisi ibu saat memerah juga harus nyaman.

Seorang ibu tengah menyusui. (foto; shutterstock)
Pastikan tangan dan juga wadah untuk menyimpan ASI higienis sebelum memerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/memerah-asi-yang-benar_20150917_142033.jpg)