FKUB Nilai Warga Bandung Berpikir Lebih Dewasa

Kami tidak mendengar adanya dampak atau efek adanya kasus di Tolikara di Kota Bandung. Sejauh ini kami memandang Kota Bandung masih aman

FKUB Nilai Warga Bandung Berpikir Lebih Dewasa
twitter Ridwan Kamil
Ilustrasi 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung, Ahmad Suherman, meyakini warga Kota Bandung tidak akan terpancing dengan peristiwa yang terjadi di Tolikara Papua. Ia yakin semangat persatuan dan kesatuan warga cukup tinggi sehingga tidak akan menggangu kerukunan umat beragama di Kota Bandung.

"Kami tidak mendengar adanya dampak atau efek adanya kasus di Tolikara di Kota Bandung. Sejauh ini kami memandang Kota Bandung masih aman dan terkendali. Kami juga senantiasa bekerjasama dengan segala pihak untuk menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Bandung dan kami terus mengimbau agar warga Kota Bandung tidak terpancing dengan kasus sara," ujar Ahmad ketika ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (22/7).

Selain itu, ucap Ahmad, warga Kota Bandung dinilai lebih berpikir dewasa ketika terjadi persoalan yang berbau sara sehingga tidak berbuntut panjang dan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan. Lagi pula, menurutnya, kasus di Tolikara pun belum tentu murni akibat unsur sara.

Itu mengapa FKUB Kota Bandung akan melakukan pertemuan dengan tokoh agama untuk menjaga situasi keamanan di Kota Bandung. Jangan sampai Kota Bandung terkena imbas kasus yang terjadi di Tolikara akibat kabar yang belum jelas.

"Itu masalah agama atau bukan kami juga belum mendapatkan penjelasan yang real dari pemerintah. Makanya kami menunggu dari pemerintah. Sekarang kan masih katanya-katanya, jadi belum betul-betul yakin kalau ada unsur sara dalam kasus itu," ujar Ahmad. (cis)

Penulis: cis
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved