Peristiwa Langka
Anak dan Ayah Sama-sama Pencuri Motor, Kaget Ketemu di Sel Tahanan
KEDUANYA didapuk sebagai pencuri motor dan termasuk sindikat curanmor lintas kota.
TASIKMALAYA, TRIBUNJABAR.CO.ID — "Kalau saya tugasnya 'memetik' (curi) motor. Saya tahu ayah saya mencuri motor. Tetapi ayah saya belum tahu saya juga sama suka mencuri motor. Saya kaget pas ketemu di sini setelah ditangkap polisi," kata ME di Ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya.
Ayah dan anak kandung yang berasal dari Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya.

Komplotan sindikat pencurian kendaraan bermotor lintas daerah ditangkap Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya. (FOTO: KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)
Keduanya didapuk sebagai pencuri motor dan termasuk sindikat pencuri kendaraan bermotor (curanmor) lintas kota.
Kedua tersangka yang masih tinggal satu rumah tersebut kaget saat bertemu di kantor polisi dengan kasus yang sama.
Sesuai dengan informasi dari kepolisian, kedua tersangka, ayah dan anak tersebut, berinisial AS (53) dan ME (19).
Sang ayah sehari-harinya berprofesi sebagai anggota salah satu lembaga keamanan negara aktif, sedangkan anaknya bekerja sebagai satpam di kantor UPJ PLN Singaparna, Tasikmalaya.
Mereka ditangkap setelah lima orang teman sindikat pencurian motor lainnya berhasil diciduk.
Sebanyak 27 motor dan 2 unit mobil hasil curian komplotan tersebut berhasil diamankan di Mako Polres Tasikmalaya.
"Komplotan pencuri ini merupakan sindikat curanmor lintas kota. Mereka beraksi bukan hanya di daerah Tasikmalaya, tetapi mereka pun biasa beraksi di daerah Ciamis, Garut, dan Bandung," kata Kepala Polres Tasikmalaya AKBP Sunadi kepada wartawan, Kamis (14/5/2014).
Menurut Sunadi, dilansir Kompas.com, komplotan pencurian kendaraan bermotor ini telah meresahkan masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
Ia pun berjanji bersama anggotanya akan terus memberantas para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah merugikan masyarakat.
Sementara itu, salah seorang oknum salah satu lembaga pertahanan negara aktif yang tertangkap dengan kasus pencurian tersebut kini telah diserahkan kepada polisi militer (PM) setempat untuk diproses dengan proses hukum yang berlaku.
"Kalau yang satu oknum itu telah diserahkan ke PM. Sekarang lagi diproses di sana," kata Sunadi dilansir Kompas.com.
ME, sang anak dari oknum yang ditangkap tersebut, mengaku selama ini telah mengetahui bahwa ayahnya terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor.
Namun, saat dia selama ini meniru pekerjaan sampingan ayahnya tersebut, ayahnya tak mengetahui bahwa dirinya pun sama terlibat dalam sindikat curanmor di komplotan yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ayah-dan-anak-masuk-bui-illustrasi_20150514_204337.jpg)