Longsor Cibitung
Star Energy Geothermal Sudah Turunkan Tim
Bencana ini juga mengakibatkan kerugian materi pada perumahan penduduk dan mengakibatkan satu korban jiwa dan beberapa orang luka-luka.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bencana tanah longsor di Pengalengan Selasa (5/5/2015) kemarin juga menimpa pipa saluran geothermal milik Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd. yang mengakibatkan terjadinya kerusakan dan terputusnya pipa produksi Perusahaan.
Presiden Direktur Energy Geothermal Rudy Superman, Uap pada pipa yang terputus tersebut mengakibatkan ledakan sehingga power plant Star Energy saat ini dalam keadaan berhenti beroperasi. Bencana tanah longsor ini juga mengakibatkan kerugian materi pada perumahan penduduk dan mengakibatkan satu korban jiwa dan beberapa orang luka-luka.
"Star Energy secara aktif sudah melakukan berbagai upaya pertolongan pertama bagi para penduduk lokal atas kejadian ini, dengan memberikan bantuan tempat berkumpul dan penanganan medis di lokasi," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (6/5/2015).

Warga dan petugas gabungan menyisir lokasi longsor Cibitung, Rabu (6/5/2015).
Menurutnya, saat ini, tim yang terdiri dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, instansi-instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Danramil dan Kapolsek bersama dengan tim Star Energy sedang bersama-sama melakukan kordinasi usaha-usaha penanggulangan pasca bencana tanah longsor tersebut. (*)
//## INI AKIBAT TIDAK MEMPERLAKUKAN WARTAWAN SESUAI ATURAN YANG ADA . . .http://bit.ly/1F3IVN5Pejabat itu menampar seorang wartawan foto yang sedang meliput acara resmi
Posted by Tribun Jabar Online on Tuesday, May 5, 2015
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/petugas-gabungan-mulai-menyisir-longsor-cibitung_20150506_092842.jpg)