Ujian Nasional
SMKN 1 Bandung Surati PLN Minta Tidak Matikan Listrik saat UN
Saya sudah kirim surat ke PLN bahwa tanggal 13 sampai 16 tidak ada pemadaman. Sudah kita ajukan tiga hari kebelakang.
Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - SMKN 1 Bandung sudah melayangkan surat kepada PLN berkenaan dengan permohonan untuk tidak mematikan listrik terkait pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang akan diselenggarakan pada Senin (13/4/2015). SMKN 1 Bandung sendiri merupakan 1 dari 3 sekolah yang melaksanakan UN berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT).
Di Kota Bandung sendiri, baru ada tiga sekolah yang akan melakukan UN berbasis komputer ini. Tiga sekolah itu diantaranya SMKN 1, SMKN 3 dan SMKN 13.
"Saya sudah kirim surat ke PLN bahwa tanggal 13 sampai 16 tidak ada pemadaman. Sudah kita ajukan tiga hari kebelakang. Sudah di backup juga sama Disdik Kota Bandung yang mengirim surat juga," ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Bandung, RM. Lukman kepada Tribun saat dihubungi, Rabu (8/4/2015).
Untuk penyediaan genset, lanjut dia, pihak sekolah tidak menyediakan genset. Hal ini dikarenakan akan menambah biaya pengeluaran yang tidak sedikit.
"Harusnya kan memang ada, tapi itu kan sewa lagi, kemudian kalau beli terlalu mahal. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa lah. Yang jelas kalau ada listrik padam itu tidak akan hilang, jadi nanti ketika dinyalakan bisa dilanjutkan, gak dari awal," katanya.
Lebih lanjut, Lukman mengatakan, untuk pelkaksanaan UN CBT ini, pihaknya sudah mempersiapkan. Untuk pengadaan perangkat komputernya dan jaringan pun sudah disiapkan. Di SMKN 1, lanjut dia, terdapat 172 perangkat komputer yang akan digunakan oleh 512 siswa.
Mengingat keterbatasan perangkat komputer, lanjut Lukman, pada pelaksanaan UN CBT ini, untuk satu hari, pihaknya membagi 3 jadwal pelaksanaan UN.
"Satu hari dibagi jadi tiga sift. Jam 8 sampe jam 10, nanti jam 10 sampe jam 12. Nah nanti dari jam 12 sampai jam 2 istirahat. Dari jam 2 sampai jam 4 lanjut yang ketiga. Jadi masing-masing dua jam," katanya.
Lukman mengatakan, para siswa di SMKN 1 sendiri sudah siap menjalankan UN CBT ini. Para siswa sudah dibekali oleh materi dan juga pelatihan-pelatihan mengerjakan soal didalam perangkat komputer.
"Kami sudah melakukan try out beberapa kali, program itu juga sudah kami lakukan beberapa kali. Insya Allah siswa lebih siap. Ini sebenernya lebih ringan bagi siswa," katanya. (dra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/siswa-sma-se-kota-bandung-menggelar-doa-bersama-sebelum-un_20150408_185916.jpg)