Penyakit Pasca Banjir
Ini Ciri Penyakit Demam Berdarah dan Pencegahannya
Seperti biasa ketika banjir datang akan diikuti sejumlah penyakit yang setiap waktu bisa menjangkiti korban bannjir,di antaranya demam berdarah.
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUN - Banjir yang meland a di sejumlah wilayah di Jawa Barat dan paling parah terjadi di Kabupaten Bandung, hingga kini masih berlangsung. Warga mengalami derita yang tak berkesudahan, selain tak bisa berkativitas secara normal, mereka juga harus mempertahankan dirinya agar tetap sehat.
Namun, seperti biasa ketika banjir datang akan diikuti sejumlah penyakit yang setiap waktu bisa menjangkiti korban bannjir. Satu diantaranya, penyakit yang kerap datang saat dan pasca banjir adalah penyakit demam berdarah.
Agar terhindar dari serangan penyakit ini, maka sebaiknya kita mengenali penyakit ini berikut ciri dan pencegahannya.
Ciri umum penyakit demam berdarah, korban akan mengalami perdarahan di bawah kulit, selaput hidung dan lambung di sebabkan oleh virus yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti. Bisa mengakibatkan kematian.
Apa saja gejalanya? Penyakit ini memmiliki banyak gejala, di antaranya;
1. Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari
2. Tampak bintik bintik merah pada kulit
3. Terkadang terjadi pendarahan di hidung
4. Mungkin terjadi muntah atau buang air besar disertai darah
5. Sering terasa nyeri di ulu hati
6. Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kakinya dingin dan berkeringat
Apa tindakan yang harus dilakukan jika mulai terjangkit demam berdarah?
1. Beri minum sebanyak mungkin
2. Kompres dengan air
3. Beri obat turun panas
4. Segera bawa ke dokter/puskesmas/rumah sakit
Nah, setelah mengenali jenis penyakit ini, kita bisa melakukan pencegahan supaya tidak terjangkit. Caranya dengan memersihkan penampungan air satu minggu sekali, menutup rapat rapat tempat penampungan air, mengubur atau buanglah pada tempatnya, menyingkirkan gantungan-gantungan baju, menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air, dan menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan. (dia)