Hikmah Ramadan

Rukun Agama

IMAN kepada Malaikat Allah, yaitu meyakini bahwa malaikat adalah makhluk Allah Swt yang diciptakan untuk taat beribadah kepada-Nya.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud

DALAM sebuah hadis Rasulullah Saw disebutkan: pada suatu saat Rasulullah Saw berkumpul di Masjid Nabawi, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih dan rambutnya hitam. Dia langsung masuk tanpa membaca salam ke majelis Nabi, kemudian langsung duduk dan dengkulnya langsung ditempelkan kepada dengkulnya Nabi saw.

Kemudian, dia langsung bertanya, wahai Muhammad tahukah kamu apakah iman itu? Rasulullah saw menjawab: Iman adalah percaya kepada Allah, para Malaikat-Nya, para Rasul-Nya, Kitab-kitab-Nya, Hari Akhir, serta Qada dan Qadar baik dan buruk.

Laki-laki itu berkata: benar jawaban engkau.

1.    Iman kepada Allah, merupakan paling pokok dalam sebuah keyakinan, jika sesorang percaya kepada malaikat, rasul, kitab, hari akhir dan qodo dan qodar, tetapi tidak beriman kepada Allah, tidaklah dia dikatakan beriman, karena iman kepada Allah merupakan tiang pancang dalam keimanan.

2.    Iman kepada Malaikat Allah, yaitu meyakini bahwa malaikat adalah makhluk Allah Swt yang diciptakan untuk taat beribadah kepada-Nya.

3.    Iman kepada Rasul Allah, yaitu meyakini bahwa Rasulullah adalah manusia biasa yang diberi wahyu oleh Allah Swt untuk menyampaikan kebenaran dari Allah swt kepada umatnya.

4.    Iman kepada Kitab Allah, yaitu menyakini kitab-kitab Allah yang diturukan kepada para Nabi dan Rasul, seperti KitabInjil, Taurat, Jabur, dan Alquranulkarim.

5.    Iman kepada Hari Akhir, yaitu meyakini akan adanya Mahkamah Ilahiyah untuk mengadili seluruh makhluk Allah agar ada balasan yang jelas bagi makhluk-Nya yang berbuat baik dan buruk.

6.    Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu menyakini ketentuan Allah swt baik dan buruknya dan kita diperintah untuk melaksanakan amal saleh.

Kemudian laki-laki itu bertanya lagi, tahukah kamu apakah Islam itu? Rasululllah Saw menjawab : Islam adalah menyaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah (syahadat), menegakkan salat, membayar zakat, menunaikan puasa, dan melaksanakan haji jika mampu.

Laki-laki itu berkata :Benar jawaban engkau.

1.    Syahadat, merupakan penyerahan diri kepada Allah lewat gerbang iman yang meyakini bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah Swt. Sesorang yang belum bersyahadat, maka amal kebaikannya tidak bernilai di hadapan Allah swt.

2.    Salat, merupakan ibadah yang paling agung yang sarat dengan nilai. Oleh karena itulah Rasulullah saw bersabda :yang membedakan orang iman dan yang kafir adalah salat. Dengan demikian salat merupakan ciri keislaman seseorang. Dan salat juga mempunyai fungsi moral untuk menghubungkan seorang hamba dengan Allah swt.

3.    Zakat, adalah untuk menghilangkan kekotoran pada harta atau dengan kata lain untuk menyucikan harta. Zakat dilihat dari sifatnya ada dua, yaitu menyucikan dan menumbuhkan. Batasan zakat yaitu minimal 2,5 % dan batasan paling tinggi 1/3.

4.    Puasa, yaitu menahan diri dari makan dan minum pada bulan Ramadan.

5.    Haji, yaitu melaksanakan ibadah haji sekali dalam seumur hidup.

Kemudian laki-laki itu bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, tahukah kamu apa itu Ihsan? Rasulullah Saw menjawab :Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya, jika faktanya engkau tidak melihat Allah, ketahuilah bahwa Allah melihat engkau. Laki- laki itu berkata :Benar jawaban engkau.

Kemudian laki-laki itu bertanya lagi, tahukah kamu apa itu sa`ah (hari kiamat)? Rasulullah menjawab : yang bertanya lebih tahu dari pada yang ditanya, Wallahu `alam. Laki-laki itu berkata: Benar jawaban engkau. Kata Rasulullah saw, kalau begitu kabari aku tentang hari kiamat!

Laki-laki itu berkata, tanda-tanda hari kiamat : Pertama, apabila sudah banyakanak-anak yang membangkang terhadap orang tua. Kedua, apabila peradaban yang sudah modern tetapi tidak menambah ketakwaan kepada Allah swt, rasa tidak puas juga termasuk ciri hari kiamat.

Setelah terjadi dialog antara Nabi Muhammad Saw dengan laki-laki itu, Rasulullah Saw bertanya kepada Umar bin Khattab. Apakah engkau tahu siapa yang bertanya tadi?

Umar menjawab : Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Rasullah Saw memberitahu, bahwa yang datang adalah Jibril a.s. untuk mengajarkan agama kepada kalian.

Dengan hadis di atas, menurut para ulama bahwa iman, Islam dan ihsan merupakan rukun agama. Wallahu'alam bishawab. (AHMAD HERYAWAN)

Selengkapnya, bisa dibaca di Harian Pagi Tribun Jabar, Kamis (17/7/2014).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved