DARI MASJID KE MASJID

Mendengar Kultum di Halaman Masjid Itu Berbeda

TAUSIYAH dilakukan di luar Masjid, tepatnya di halaman masjid, agar memancing masyarakat untuk datang dan mendengarkan materi yang diberikan.

Penulis: dra | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

MENDENGARKAN siraman rohani tentu menjadikan hati dan jiwa tenang, terlebih siraman rohani diberikan menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan.

Itu pula yang disyukuri oleh Dini Ramdini, warga Sukabungah, Kecamatan Sukajadi RT 04/05 Kota Bandung. Bersama empat rekannya, wanita berumur 50 tahun ini mendatangi Masjid Istiqamah yang berada di Jalan Citarum, Kota Bandung.

Meski cuaca mendung menyelimuti disertai gerimis rintik - rintik di Kota Bandung, tak menyurutkan semangat ibu-ibu ini untuk datang ke Istiqamah. Bahkan, mereka pun turut serta membawa anak-anak mereka untuk datang ke Masjid Istiqamah.

Dini memang sengaja datang ke Masjid Istiqamah untuk merasakan suasana berbuka di luar rumahnya. Ia ingin merasakan suasana berbuka puasa yang berbeda dari biasanya.

"Memang niatnya dari rumah mau ke sini, bukan semata-mata ingin takjil gratis, kalau takjil mah saya juga bawa dari rumah. Kita ingin Ramadan yang berbeda," ujarnya pada Tribun saat ditemui di Masjid Istiqamah, Selasa (8/7/2014).

Saat tausiyah disampaikan oleh salah satu pengurus Masjid, ia dan rekan-rekannya dengan seksama mendengarkan kalimat demi kalimat yang dibacakan.

"Tausiyahnya sangat positif, alhamdulilah kita semua bisa mendapat pencerahan dari tausiyah ini," katanya.

Selain Dini dan rekannya, jemaah lain di halaman masjid juga tampak serius mendengarkan apa yang diucapkan oleh penceramah dari atas panggung kecil yang disiapkan pihak DKM.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Istiqamah Hasyim Ashari mengatakan, adanya tausiyah yang dilakukan di luar Masjid, tepatnya di halaman masjid tersebut, dilakukan agar memancing masyarakat untuk datang dan mendengarkan tausiyah yang diberikan.

"Kita pernah coba tausiyah di dalam (Masjid), tapi ternyata yang datang kebanyakan dengerin di luar, jadi kali ini kita coba tausiyahnya di luar sini," ujarnya.

Untuk pembicaranya sendiri, lanjut Hasyim, pihaknya telah menentukan siapa saja pembicara yang akan mengisi kuliah tujuh menit (kultum) jelang berbuka puasa.

"Pembicaranya dari pengurus masjid, kita tidak mematok hari ini harus tema apa itu terserah mereka yang mau membawakan tema apa. Yang pembicaranya juga dari berbagai bidang," katanya.

Di sisi samping panggung kecil tersebut, tampak sejumlah pemuda masjid menyiapkan hidangan takjil bagi mereka yang tengah mendengarkan tausiyah kultum. Sebanyak 200 hidangan takjil berupa kolak dan kurma disediakan oleh pihak DKM Istiqamah.

"Kita terbuka, bagi yang umum atau yang sedang melewat ke jalan sini, mangga boleh ke sini malah lebih bagus," katanya. (*)

Selengkapnya, bisa dibaca di Harian Pagi Tribun Jabar, Kami s(10/7/2014).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved