Rabu, 8 April 2026

Tunggu Perkembangan Investasi Emas Fisik

Dia berpendapat, bagi yang sudah berinvestasi emas fisik, tentunya, nilai dividennya tidak seperti 12 tahun terakhir.

Penulis: | Editor: nip
BANDUNG, TRIBUN - Assistant Vice President PT Valbury Asia Futures, Ervan Permadi, menyatakan, bahwa pada awal tahun, prediksinya, emas berpotensi menembus level tinggi, yaitu sekitar 1.800 dolar Amerika Serikat (AS) per troy ons. Diutarakan,sejak pertengahan 2011 hingga kini, bersifat kondolidasi ranging, yaitu berada pada level 1.800-1.525 dolar AS per troy ons.

Namun, katanya, seiring dengan menguatnya nilai tukar dolar AS, lalu adanya konflik Korea, termasuk isu keinginan Siprus dan George Soros menjual cadangan emasnya, sejak Jumat (12/4), harga emas turun.

Pada Jumat (12/4), harga emas dunia senilai 1.495 dolar AS per troy ons. Akan tetapi, pada Sabtu (13/4), harganya turun 160 dolar AS atau menjadi 1.335 dolar AS per troy ons.

Melihat kondisi itu, tukasnya, tentunya, berdampak pada investasi emas secara fisik. Dia berpendapat, bagi yang sudah berinvestasi emas fisik, tentunya, nilai dividennya tidak seperti 12 tahun terakhir. Sementara bagi yang baru berkeinginan investasi emas secara fisik, usul Ervan, lebih baik menunggu harga emas sampai pada titik terendah.

"Perkiraannya, setelah mencapai titik terendah, harga emas dapat kembali naik," saran Ervan.  (win)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved