Rental Mainan Anak Sambil Edukasi

Pada 2009 Ade memulai bisnis rental perlengkapan bayi dan mainan anak. Dia sengaja menentukan pilihan bisnis ini dengan berbagai pertimbangan

Rental Mainan Anak Sambil Edukasi
ISTIMEWA
RENTAL MAINAN - Tiurma Rosalina Hutagalung berdiri di tempat usaha bisnis mainan anak-anak miliknya, belum lama ini. Ide bisnis ini muncul dari acara di televisi swasta.

INSPIRASI bisa datang dari mana saja, termasuk dari hal kecil sekalipun. Itulah yang dialami Tiurma Rosalina Hutagalung. Perempuan yang akrab disapa Ade ini mengaku mendapat inspirasi untuk berbisnis dari tayangan sebuah acara di stasiun televisi swasta.

Pada 2009 Ade memulai bisnis rental perlengkapan bayi dan mainan anak. Dia sengaja menentukan pilihan pada bisnis tersebut dengan berbagai pertimbangan. "Kebetulan ketika itu saya baru saja punya anak. Namanya anak pertama, segala pasti dibeli. Kebetulan anak saya ini juga cucu pertama dari ayahnya. Namanya orang Batak, kalau cucu pertama pasti beda," katanya saat ditemui di rumah orang tuanya, belum lama ini.

Karena mainan anak yang menumpuk, Ade pun mencoba memutar otak. Dalam kesempatan yang sama, dia juga menonton sebuah tayangan televisi yang mengangkat tema rental mainan anak. Dari tayangan televisi itulah ide muncul, dan Ade pun memutuskan berbisnis di rental mainan anak.

"Daripada menumpuk tidak terpakai, sementara adik saya juga jaraknya jauh sekali sehingga tidak mungkin dikasih ke anak dia. Akhirnya, ya, dimulailah bisnis rental mainan anak, dan kebetulan juga waktu itu di Bandung belum ada yang berbisnis di bidang ini," ujar ibu satu anak ini.

Di samping itu, kata Ade, dia sudah tidak lagi bekerja. Daripada tidak ada kegiatan di rumah, sementara putri semata wayangnya, Sarah Maria Panggabean, sudah menginjak usia 1 tahun, berbisnis dianggap sebagai langkah yang tepat.

Ruko di Surapati Core Blok K-2 pun Ade manfaatkan sebagai tempat untuk bisnis rental mainan anak. Kebetulan, keluarga Ade memiliki sebuah ruko di tempat tersebut, dan kondisinya kosong.

Yang pertama kali disewakan adalah mainan anak. Tidak hanya mainan bekas anaknya, tapi istri dari Christoffer Panggabean ini juga menambah koleksi mainan anak yang lain. Dia tawarkan jasa rental itu kepada orang-orang terdekatnya. Dari mulut ke mulut, akhirnya banyak orang yang menjadi pelanggan.

Setelah usahanya berkembang, Ade terus menambah koleksi mainan yang akan disewakan. Bahkan bisa dikatakan aneka mainan anak lengkap di tempatnya. Belakangan, perlengkapan bayi seperti baby stroller dan lain-lain juga disediakan. Malah ada beberapa pakaian bayi yang dijual di tempatnya. Pakaian tersebut umumnya titipan dari teman yang kelebihan pakaian untuk anaknya.

"Pakaian itu baru dan belum pernah dipakai. Cuma karena tak terpakai itu, beberapa teman memutuskan untuk menjualnya kembali," kata Ade.

Karena second sale, ujar Ade, harga yang ditawarkan pun lebih murah dari normal. Semua pakaian second sale adalah pakaian bermerek. "Saya tak mau menerima yang bukan bermerek. Bukan apa-apa, karena ini kan second sale," kilahnya.

Halaman
12
Penulis: roh
Editor: Darajat Arianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved