Sejak Tahun 70-an Setia pada Seragam Sekolah
SUPRIYADI sibuk melayani pelanggan. Tangannya tak henti memijit tombol mesin kasir di tokonya. Dia pun tidak bisa diganggu.
Penulis: roh | Editor: Januar Pribadi Hamel

Ditanya soal pemberian nama Resko, Hasyim mengatakan nama itu penuh makna. "Resko singkatan dari restu kolot (restu orang tua). Kenapa? Karena ketika saya memutuskan pindah dari Sumedang ke Bandung untuk bekerja di konfeksi, hanya satu bekal saya yakni restu orang tua," katanya.
Berkat restu itu pula, Hasyim sadar bisnisnya bisa sukses seperti sekarang ini. Sejak November 2011, bisnis Hasyim diturunkan kepada tujuh anaknya. Merekalah yang saat ini mengelola sepuluh toko Resko, dengan sistem saling berbagi tugas satu sama lain. Hasyim berharap, bisnis yang dirintisnya dari nol itu bisa diturunkan kemudian kepada cucu dan cicitnya. Karena itu, dia sadar pendidikan penting sebagai bekal masa depan cucu dan cicitnya, selain itu juga harus ikut dilibatkan belajar mengelola bisnis. (*)