Senin, 1 Juni 2026

Ghea, Jebolan Idol Pilih Kerja Kantoran

Meski orang sudah mengenalnya sebagai jebolan Indonesian Idol, Ghea tidak serta merta meninggalkan impiannya itu.

Tayang:
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
LULUS kuliah lalu bekerja kantoran ternyata juga jadi impian Ghea Oktarin. Meski orang sudah mengenalnya sebagai jebolan Indonesian Idol,  Ghea tidak serta merta meninggalkan impiannya itu. Lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran Januari lalu, Ghea lalu mengikuti seleksi penerimaan karyawan baru di sebuah televisi swasta nasional.

Tak ada perlakuan istimewa yang ia terima. "Sama sekali tidak ada perlakuan khusus. Semua tahap seleksi aku jalani. Mulai dari psikotes hingga interview berkali-kali sampai akhirnya diterima dan mulai bekerja dua bulan lalu," ujarnya saat ditemui di sela-sela acara penjurian "Djarum Coklat Festival Pop Singer Terbuka 2012" di gedung PWI, Minggu (22/4) siang.

Ghea yang kini menjadi staf bagian HRD mengungkapkan alasan dibalik keputusannya untuk kerja kantoran. "Sudah lama ingin bekerja di stasiun TV. Karena pernah on stage, jadi ingin juga off stage. Selain itu, aku juga ingin sekali memakai ilmu yang aku dapat ketika kuliah," katanya.

Tidak seperti kebanyakan selebriti yang kuliah hanya untuk sekedar lulus tanpa ada keinginan untuk mengaplikasikan ilmunya, Ghea malah merasa itu sangat perlu. "Sayang banget kalau ilmunya tidak dipakai. Selagi masih produktif lebih baik dipakai. Biar punya banyak cerita untuk anak-anak nantinya. Biar kerja otak kanan da kiri seimbang juga," tutur gadis berambut panjang ini.

Meski sudah bekerja, Ghea ternyata masih juga melakukan kegiatan keartisan. Bukan sekedar tampil di acara off air, ia pun kini tengah menyiapkan album solonya. "Sedang mengerjakan mini album. Isinya enam lagu. Satu lagu aku tulis sendiri. Sudah ditunda karena tunggu beres kuliah. Begitu beres langsung mulai proyek ini," katanya.

Soal menulis lagu, Ghea mengaku masih harus banyak belajar. Satu lagu ia tulis sendiri sedangkan sisanya ia serahkan kepada yang menjadi ahlinya. Album yang baru 30 persen rampung ini rencananya akan diluncurkan di akhir 2012 ini.

"Album ini memang proyek aku sendiri dibantu beberapa musisi. Tapi aku msh belum bisa bilang tentang detil album ini," ucap Ghea. Selain itu, ia juga mengaku sedang bekerja sama dengan seorang produser untuk membuat album kompilasi.

Dua kesibukan di dua dunia itu ternyata tidak membuat Ghea kewalahan. "Aku kebetulan termasuk orang yang menikmati kesibukan. Sangat aktif dan tidak bisa diam. Jadi memang benar-benar menikmati saja," tuturnya.

Beruntung kantor tempat ia bekerja cukup fleksibel dan selalu mendukung karyawannya untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. "Bukan hanya musik. Para karyawan yang berprestasi di bidang olahraga pun terus didukung. Ada fasilitas juga untuk itu. Tapi tetap yang namanya perlakuan khusus itu tidak ada," ujarnya.

Seperti karyawan lainnya, Ghea pun harus mematuhi jam kerja yang ada. Dengan semua kesibukannuya sekarang ini, ia mengaku tidak menemukan kesulitan. "Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa mengatur waktu. Harus kita sendiri yang manage waktu dengan baik agar masing-masing kegiatan bisa berjalan dengan lancar," ucapnya.

tapi ternyata, menjadi karyawan bukan tujuan akhir Ghea. Ia mengaku masih ingin melanjutkan sekolah dan menjadi psikolog anak. "Aku itu sangat suka dengan anak-anak. Ingin membuat anak-anak tumbuh dengan benar. Saat ini banyak sekali orang tua yang tidak paham dengan perkembangan anak. Inilah yang jadi salah satu motivasi aku untuk menjadi psikolog anak," jelasnya.

Tidak dalam waktu dekat tentunya. Sekarang ini Ghea sedang ingin menikmati masa muda dengan beragam kesibukan yang bisa ia kerjakan. "Jadi psikolog anak nanti di umur 40 tahun. Sekarang sih puas-puasin dulu dengan kegiatan yang ada," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved