Pengantar Jemaah Haji Keluhkan Fasilitas Gedung Dakwah dan Sulit Air, Sekalinya Keluar Air Kuning

Para pengantar jemaah haji mengeluh kesulitan air saat mereka menginap menemani keluarganya yang akan berangkat dari Cianjur yang dipusatkan di Gedun

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Ferri Amiril
Aula tempat para pengantar jemaah haji beristirahat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Para pengantar jemaah haji mengeluh kesulitan air saat mereka menginap menemani keluarganya yang akan berangkat dari Cianjur yang dipusatkan di Gedung Dakwah Jalan Raya Bandung-Cianjur.

"Kemarin tak ada air, baru keluar pagi ini, airnya juga kuning ternyata," ujar Rosita (42) seorang pengantar jemaah haji, Jumat (5/7/2019).

Ia mengatakan, terpaksa menggunakan air di masjid yang berada di seberang gedung Kemenag untuk mandi dan keperluan lainnya.

Tahun Ini, Calon Jemaah Haji dari yang Diberangkatkan ke Tanah Suci Mencapai 2.478 Orang

"Tadi pagi saya melihat baru ada petugas yang bersih-bersih airnya sudah keluar jadi kami gunakan saja," ujarnya.

Berbeda dengan para jemaah haji yang tinggal di kamar dan di kasur, para pengantar jemaah tinggal di sebuah aula beralas karpet saja.

Saat dikonfirmasi terkait fasilitas kamar mandi untuk para jemaah haji, Humas Kemenag Cianjur, H Ayi Rustandi, mengakui banyak kekurangan.

"Untuk jemaah haji, kami pasang kasur semua di ruang IPHI di wisma ulama, karena sudah kami antisipasi kebanyakan jemaah daerah selatan pasti banyak yang datang lebih awal," kata Ayi.

Ia mengatakan, untuk permasalahan para pengantar, pihaknya mengaku kewalahan.

"Kalau untuk masalah air, kami akui sekarang musim kemarau, sumur mulai mengering, dari dulu juga untuk daerah sini memang airnya seperti itu kuning, mungkin bekas sawah," katanya.

Menurutnya air yang kuning tersebut harus disaring dulu, ia berjanji memberikan pelayanan semaksimal mungkin fasilitasnya.

"Kalau untuk para pengantar yang banyak dan ikut menginap memang sulit diprediksi," katanya.

Ia mengatakan, hari pertama saja ada 170 kendaraan yang masuk dan para pengantar yang berjubel.

Pihaknya akan mensterilisasi menjelang keberangkatan.

"Termasuk nanti kami minta pengamanan dari kepolisian, pengamanan internal sudah standby kami di sini," katanya.

Jemaah haji dari Cianjur dijadwalkan berangkat Sabtu (6/7/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Acara pelepasan akan dilakukan oleh Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

67 Persen Calon Haji asal Jabar Kesehatan Risiko Tinggi, Lanjut Usia hingga Keterbatasan Motorik

DPRD Kabupaten Cirebon Sayangkan Calon Jemaah Haji dari Cirebon Batal Berangkat dari BIJB Kertajati

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved