Rabu, 29 April 2026

Mahasiswa Asing Main Celentung, Alat Musik Khas Selaawi Garut, Nih Penampakannya

Sejumlah mahasiswa asing bersama mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memainkan celentung

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Para mahasiswa asing dan mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan bermain celentung saat tampil di malam kebudayaan Social Enterprise for Economic Development (SEED) di halaman Kantor Kecamatan Selaawi, Garut, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah mahasiswa asing bersama mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memainkan celentung, saat tampil dalam malam kebudayaan Social Enterprise for Economic Development (SEED) di halaman Kantor Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Rabu (3/7/2019) malam.

Meski baru berlatih beberapa kali, para mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian itu sangat antusias. Bahkan para mahasiswa asing sangat kagum dengan suara khas celentung.

Celentung merupakan alat musik tradisional dari bambu khas Selaawi. Alat musik itu merupakan inovasi warga Selaawi.

Salah satu yang mengagumi celentung yakni Kanapar Rianrom yang berasal dari Thoksin University, Thailand. Kanapar yang akrab disapa Nuni mengaku sangat menyukai celentung saat pertama mendengar suaranya.

"Saya suka celentung karena alat musik tradisional. Di Thailand tak ada celentung," ujar Nuni usai tampil dalam acara malam kebudayaan, Rabu (3/7/2019) malam.

Kasus Wanita Bawa Anjing ke Masjid, Positif Skizofrenia dan Pernah Bikin Onar

Ia menyebut baru tiga hari berlatih celentung. Ia merasa beruntung karena pertama kali belajar bermain celentung. Apalagi celentung harus dimainkan bersama sehingga harus ada kekompakan untuk melantunkan setiap nada.

"Sangat bahagia memainkannya. Saya begitu tertarik dan jadi kesan yang indah," ucapnya.

Selama sembilan hari melakukan bakti mahasiswa, Nuni bersama para mahasiswa lain mencoba mencari solusi atas masalah di Selaawi. Terutama untuk pengembangan ekonomi.

"Di sini saya mencari potensi yang bisa dikembangkan. Lalu memberikan solusinya," katanya.

Bocoran Sosok yang Akan Masuk di Kabinet Jokowi, Kriterianya Muda, Cantik dan Cerdas, Siapa Mereka?

Di samping misi pengembangan ekonomi, Nuni mengaku senang dengan makanan yang ada di Selaawi. Terutama sambal yang menurutnya sangat enak.

"Sambal (buatan) ibu dan teteh enak sekali. Saya juga suka kerupuk, seblak, lotek, tahu, dan lainnya. Saya juga memasak masakan thailand untuk ibu dan teteh," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved