Topa Andri Mudik ke Sragen Jawa Tengah, Ia Pun Bikin Tulisan Kocak Ditempel di Belakang Vespa-nya
Mudik lebaran menjadi momen yang dinanti-nanti khususnya bagi umat muslim yang tinggal jauh dari kampung halaman.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti-nanti khususnya bagi umat muslim yang tinggal jauh dari kampung halaman.
Oleh karena itu, dalam memeriahkan momen lebaran tidak jarang suasana mudik dihiasi oleh beragam euforia unik yang sengaja dilakukan oleh para pemudik.
Salah satunya yang dilakukan Topa Andri, (25), pemudik asal Jakarta itu membuat pengumuman yang bertuliskan "SAMPURANE BU, PUTRANE MANTUK DERENG BETO MANTU".
Tulisan itu kurang lebih memiliki arti, "Maaf Ibu, belum bisa bawa pulang mantu".
Doi bagian kanan bawah kertas yang ditempel di belakang vespa itu juga ditulisi kalimat disertai tanda pagar.
Tulisan itu adalah #OTW SRAGEN 2019, # MUDIK NAIK KUDA BESI RODA DUA, dan #SALAM MESIN KANAN
"Buat seru-seruan saja, juga karena memang belum bisa pulang bawa mantu," kata Topa Andri saat ditemui Tribuncirebon.com di ruas Jalan Pantura Jatibarang-Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (30/5/2019) pagi.
• Kunjungi Pasar Cicadas, Mendag Sebut Harga Kebutuhan Pokok Terjangkau, Kecuali Daging Ayam Naik

Menurut Topa Andri, tulisan tersebut sengaja ditempelkan pada bagian belakang sepeda motor miliknya.
Topa Andri mengatakan, ia hendak mudik ke kampung halamannya di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Mengendarai sepeda motor jenis vespa, dia mengaku berangkat dari Jakarta sekitar pukul 02.00 WIB.
"Kemungkinan sampai itu sore atau malam," ujarnya.
Meski jarak antara Jakarta dan Sragen cukup jauh, ia lebih memilih mudik mengendarai sepeda motor ketimbang harus menggunakan angkutan umum.
"Lebih enak saja sih kalau pakai motor, juga tidak berat diongkos," katanya.
• Polisi Sebut Puncak Arus Mudik akan Terjadi pada Kamis 30 Mei 2019, Ini Tips untuk Pemudik