VIDEO Razia di Bulan Ramadan, Satpol PP Kota Bandung Amankan PSK dan Ratusan Botol Miras

Mujahid mengatakan selain menjaring razia pasangan bukan muhrim dan PSK, pihaknya pun mendapati ratusan botol miras dengan modus menjual jamu.

RATUSAN botol minuman beralkohol dan pekerja seks komersial (PSK) diamankan Satpol PP Kota Bandung dalam kegiatan cipta kondisi di Bulan Ramadan, Kamis (16/5/2019) malam.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Suhada kegiatan razia ini dilakukan dari aparat gabungan Satpol PP Kota Bandung, Polisi dan TNI untuk menindak pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, Keindahan (K3) serta Perda Minuman Beralkohol.

"Disini kita mendapatkan kurang lebih sekitar 10 pasang pasangan asusila, kemudian 7 orang PSK yang kita dapatkan dari tiga lokasi untuk pasangan asusila dan PSK didapatkan dari tiga lokasi di Otista, Kebon Jati, dan Ciateul," ujar Mujahid kepada Tribun Jabar, di Markas Komando, Satpol PP Kota Bandung, Jalan R.A.A. Marta Negara No 4, Kota Bandung, Kamis (16/5/2019) malam.

Dari pantauan Tribun Jabar dilokasi, sekitar pukul 21.30 WIB, aparat gabungan memulai menyisir hotel melati di Kota Bandung, sejumlah pasangan bukan muhrim terjaring.

Mujahid mengatakan selain menjaring razia pasangan bukan muhrim dan PSK, pihaknya pun mendapati ratusan botol miras dengan modus menjual jamu.

"Kemudian untuk minuman beralkohol kita mendapatkan di dua titik yaitu di Cikapundung dan di daerah Samoja. Disitu kita mendapatkan total kurang lebih 200 minuman beralkohol dari mulai golongan a sampai golongan c" ujarnya.

"Dia modusnya sebagai penjual jamu, seperti biasa di toko jamu dan awalnya kita hanya tes selintas, ternyata setelah kita bongkar banyak minuman beralkohol disana," ujar Mujahid.

Mujahid menuturkan terkait sanksi pihaknya akan memproses sampai sidang tipiring untuk pasangan bukan muhrim, PSK dan penjual ratusan minumam beralkohol.

"Untuk kali ini kita akan kita proses untuk sidang tipiring, jadi besok kita lanjut ke sidang tipiring kita akan kordinasikan ke Kejaksaan serta Pengadilan Negeri untuk dikenakan sanksi pidana ringan. Kita juga tetap akan proses sidang. Nanti putusan di pengadilan itu seperti apa apakah percobaan dan seperti biasa barangnya akan kita musnahkan," ujarnya.

Mujahid menambahkan pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan selama bulan suci ramadan tahun ini terkait pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, Keindahan (K3) serta Perda Minuman Beralkohol.

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=eLDH-Jt-7pY&feature=youtu.be
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved