Warga Legoknyenang Cianjur Meniti Jembatan 2 Bilah Bambu, Demi Jual Hasil Bumi ke Sukabumi

Warga Kampung Legoknyenang Cianjur terpaksa meniti dua bilah karena belum memiliki jembatan penyeberangan yang memadai di atas sungai

Warga Legoknyenang Cianjur Meniti Jembatan 2 Bilah Bambu, Demi Jual Hasil Bumi ke Sukabumi
istimewa/Facebook Jaelani
Warga menyebrangi Sungai Cibuni di Argabinta, Cianjur selatan, melalui jembatan yang hanya terbuat dari beberapa bilah bambu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Warga Kampung Legoknyenang, Desa Mulyasari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, terpaksa meniti dua bilah bambu menyeberangi sungai ke demi menjual hasil bumi mereka ke wilayah Kabupaten Sukabumi,

Mereka terpaksa meniti dua bilah karena belum memiliki jembatan penyeberangan yang memadai di atas sungai tersebut.

Sambil menenteng karung, warga satu persatu menaiki dan meniti jembatan bambu tersebut. Aktivitas warga di pelosok selatan Cianjur tersebut diunggah ke media sosial.

Hingga saat ini, sudah ratusan komentar warga yang menuliskan pendapat mengenai warga yang menyeberangi sungai di atas dua bilah bambu tersebut.

Belakangan diketahui foto tersebut diunggah oleh seorang warga. Ia menyebut jembatan tersebut terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Mulyasari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

Jembatan tersebut digunakan warga sehari-hari untuk menjual hasil bumi ke wilayah Sukabumi.

Alun-alun Cianjur Ditutup Selama Tiga Hari, Buka Kembali Hari Minggu Karena Ini

Saat Uang Miliaran Rupiah untuk Pembangunan Ruang Kelas di Cianjur Diduga Dikorupsi Orang-orang Ini

Warga sebrangi Sungai Cibuni di Argabinta, Cianjur selatan. Jembatan yang dilalui hanya terbuat dari beberapa bilah bambu.
Warga sebrangi Sungai Cibuni di Argabinta, Cianjur selatan. Jembatan yang dilalui hanya terbuat dari beberapa bilah bambu. (istimewa/Facebook Jaelani)

Kepala Desa Bunisari, Sugandi, menduga warga membuat jembatan alakadarnya untuk membuat jalan pintas.

Ia mengatakan, sebenarnya di wilayah Bunisari akan segera dibangun jembatan gantung yang bisa menjadi akses warga tiga desa yakni Bunisari, Neglasari, dan Mulyasari menuju wilayah Sukabumi untuk menjual hasil bumi.

"Saya menduga warga membuat jembatan untuk menyeberang sungai dengan memotong jalan setapak ke hutan, memang di situ ada perkampungan sedikit," kata Sugandi melalui sambungan telepon, Senin (6/5/2019).

Halaman
12
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved