Pamit Hendak Bersihkan Kaki, Ahim Hilang Diduga Ditelan Sungai Citarik

Sesudah hujan reda, Ahim bersama sang istri pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya.

Pamit Hendak Bersihkan Kaki, Ahim Hilang Diduga Ditelan Sungai Citarik
ist
Proses pencarian Ahim (70), warga Kampung Putes, Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, dikabarkan hilang di Sungai Citarik pada Senin (29/4/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ahim (70), warga Kampung Putes, Desa Cibodas, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, dikabarkan hilang di Sungai Citarik pada Senin (29/4/2019).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, Selasa pagi (30/4/2019), sebelum kejadian berlangsung ia bersama istri tengah beraktivitas di sawah.

Namun ia bergegas berteduh karena hujan tiba-tiba mengguyur.

Sesudah hujan reda, Ahim bersama sang istri pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya.

Sang istri pulang menggunakan sepeda sedangkan Ahim berjalan kaki.

Saat di perjalanan, Ahim kepada istrinya berujar hendak membersihkan kaki dari sisa lumpur di aliran sungai, karena sudah seharian beraktivitas di sawah.

Namun karena kondisi medan yang licin seusai diguyur hujan, pada pukul 15.00 WIB, Ahim yang tengah membersihkan kakinya tersebut, tiba-tiba tergelincir dan hanyut terbawa arus sungai.

Koordinator Humas dan Protokoler Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, mengatakan, pihak Basarnas sejak pukul 21.00 WIB masih melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Citarik.

"Sampai saat ini korban masih belum ditemukan," kata Joshua melalui pesan singkat, Selasa (30/4/2019).

Dalam upaya pencarian ini, Basarnas mengerahkan sejumlah personel dan menurunkan sarana pendukung, yakni rescue car, rubber boat, dan beberapa alat pendukung lainnya.

Joshua mengatakan, pihaknya masih melakukan pencarian kembali, menggunakan perahu karet, dengan penyisiran di sepanjang tepi sungai dan tim lainnya melakukan penyisiran di darat.

"Tim yang menggunakan perahu karet, berusaha membuat gelombang dengan cara membuat angka delapan di permukaan air," katanya.(*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved