Tiga Pengedar Sabu-Sabu Diciduk Polisi, Seorang di Antaranya Residivis, Dikendalikan dari Lapas

Satnarkoba Polres Cirebon berhasil menangkap tiga orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Cirebon.

Tiga Pengedar Sabu-Sabu Diciduk Polisi, Seorang di Antaranya Residivis, Dikendalikan dari Lapas
tribunjabar/siti masithoh
Satnarkoba Polres Cirebon saat menunjukkan barang bukti tersangka pengedar narkotika jenis sabu antar kabupaten di Mapolres Cirebon, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satnarkoba Polres Cirebon berhasil menangkap tiga orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Cirebon.

Tersangka adalah jaringan pengedar dan pemasok narkotika antar wilayah III Cirebon. Tersangka MIR merupakan residivis yang belum lama keluar dari tahanan.

Dua tersangka lainnya, FA dan DJ merupakan kurir yang mengedarkan narkoba setelah para pembeli transfer kepada MIR.

"Jaringan narkotika jenis sabu ini merupakan target kami sejak awal tahun kemarin. Ketiganya ditangkap berurutan dimulai sejak Minggu hingga Selasa 7-9 April 2019 di rumahnya masing-masing. MIR merupakan bandar, dan dua orang lainnya yakni FA dan DJ merupakan kurir kepada konsumen," kata Kasat Narkoba Polres Cirebon, AKP Joni Iskandar, saat menyampaikan ekspos di Mapolres Cirebon, Rabu (10/4/2019).

Ketiga pelaku yang ditangkap masih warga kabupaten Cirebon yakni MIR warga Desa Junjang, Kecamatan Arjawinangun. Sedangkan FA dan DJ merupakan warga Gesik, Kecamatan Tengahtani.

Dalam proses penangkapan pelaku, Polres Cirebon terlebih dahulu mengamankan MIR atas dasar informasi dan laporan masyarakat yang kemudian dikembangkan kepada FA dan DJ.

Kasus tersebut dikembangkan dengan mencari bukti dan kemudian menangkap FA sebagai navigator (kurir) yang barangnya disimpan di rumah DJ.

Baby Shima, Penyanyi Malaysia Dekat dengan Sule, Dulu Hidup Susah Kini Banjir Rezeki dari Indonesia

"Setelah ditelusuri dan dikembangkan, tiga pelaku kami amankan beserta barang bukti berupa sabu-sabu seberat 44,80 gram yang sudah dibagi menjadi beberapa bagian siap jual, beserta bukti penguat seperti Hp, bungkus rokok sebagai sarana peyimpan sabu. Hasil pengbangan, mereka tidak hanya sebagai pengedar tapi juga pemakai," katanya.

Setelah itu, polisi terus melakukan pengembangan terhadap jaringan dan residivis tersebut.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Joni, sumber pengendalian peredaran sabu-sabu yang dilakukan masih didalangi aktor kawakan salah seorang tahanan di dalam lapas.

Salurkan Air Bersih di Lokasi Baniir, Basarnas Kantor SAR Bandung Terjunkan Mobil Water Treatment

"Kami akan terus dalami dan kembangkan kasus ini yan diduga jaringannya masih ada kaitan dengan napi yang sedang menjalankan proses hukan dalam lapas. Kami akan berkoordinasi dengan pihak Lapas Karen ini menjadi target pengungkapan," katanya.

Menurut AKP Joni, 1 gram sabu bisa dikonsumsi oleh 5 orang. Sehingga jika 44,80 gram sabu, bisa dikonsumsi sekitar 225 orang.

"Adanya penangkapan ini berarti bisa menyelamatkan sekitar 225 orang dari narkotika," katanya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved