Kisah 23 Siswa SMA Ciamis Menginap di Sekolah untuk Ikut UNBK, Ongkos Mahal & Masak Sendiri

Kisah siswa SMA di Ciamis yang menginap di sekolah agar bisa ikut UNBK. Perjalanan dua jam dan masak sendiri.

Kisah 23 Siswa SMA Ciamis Menginap di Sekolah untuk Ikut UNBK, Ongkos Mahal & Masak Sendiri
Kompas.com/Candra Nugraha
Dua puluh tiga siswa SMA di Ciamis terpaksa menginap di sekolah agar bisa ikut UNBK. 

TRIBUNJABAR.ID - Dua puluh tiga siswa SMA di Ciamis terpaksa menumpang tidur di ruang kelas agar bisa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Senin (1/4/3019).

Jarak rumah mereka ke sekolah tempat berlangsungnya ujian sangat jauh. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar dua jam untuk sampai ke lokasi ujian.

Jauhnya jarak yang harus ditempuh siswa karena lokasi ujian mereka digabung.

Ada 3 siswa sekolah yang melaksanakan UNBK di lokasi tersebut.

Ada siswa SMA Informatika sebagai sekolah induk, SMA Riyadul Hidayah Al Munawaroh, serta SMA Terpadu Cikanyere.

Ujian siswa tiga sekolah itu digelar di SMK Informatika.

"Kedua sekolah digabung karena belum memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), sehingga Dapodik (Data Pokok Kependidikan) tercatat di SMA Informatika," kata Kepala SMA Informatika, Asep Dhana saat ditemui di sela UNBK, Senin.

"Ongkos cukup mahal kalau pulang pergi, sehingga para siswa menginap di sekolah kami (SMA Informatika)," kata Asep.

Genset Pihaknya telah menyediakan beberapa ruang kelas untuk digunakan menginap siswa dua SMA selama mengikuti UNBK.

Menurut Asep, siswa dua SMA tersebut sudah terbiasa menginap di ruangan kelas karena mereka juga tercatat sebagai santri di sekolahnya.

Halaman
123
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved