Viral di Media Sosial

Penampakan di Gunung Galunggung Bikin Warga Tasikmalaya Khawatir, Badan Geologi: Itu Sudah dari Dulu

Penampakan seperti air terjun terlihat dari tebing kawah Gunung Galunggung menghebohkan warga Tasikmalaya

Penampakan di Gunung Galunggung Bikin Warga Tasikmalaya Khawatir, Badan Geologi: Itu Sudah dari Dulu
Istimewa
Tangkapan layar video warga saat menunjukkan fenomena aliran air di dinding kawah Gunung Galunggung, Kamis (28/3/2019) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Penampakan munculnya aliran air yang terlihat seperti air terjun dari tebing kawah Gunung Galunggung menghebohkan warga Tasikmalaya, Kamis (28/3/2019) sore.

Video singkat warga yang sempat mengabadikan penampakan di Gunung Galunggung di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, tersebut menyebar luas di media sosial dan sejumlah grup whatsapp.

Dalam video selama 49 detik itu, terlihat aliran air di tebing kawah terlihat seperti benang putih.

"Ini ada turunan air dari kawah Gunung Galunggung. Saya saat ini ada di Desa Linggajati tepatnya di Kampung Batubulu, warga diharap waspada," ujar warga yang mengabadikan momen tersebut dalam video.

Saksi yang adalah warga Kecamatan Sukaratu, Fahmi Muzaki (27), mengatakan kemunculan air di tebing kawah itu terjadi saat mendung.

Heboh, Air Terjun Mendadak Mengalir di Puncak Gunung Galunggung, Ini Kata Akun BPBD Tasikmalaya

Bekerja di Tasikmalaya? Simak Prakiraan Cuaca Tasikmalaya Sebelum Beraktivitas

"Sudah tiga hari ini hujan terus mengguyur wilayah Sukaratu dan sekitarnya. Kami juga kaget dengan kemunculan itu. Makannya sekarang warga merasa khawatir dan mempertanyakan fenomena tersebut," kata Fahmi Muzaki melalui sambungan telepon, Jumat (29/3/2019).

Adanya femomena itu, kata Fahmi Muzaki, membuat warga khawatir bisa menimbulkan air kawah meluap dan banjir.

"Warga khawatir jika terus menerus hujan, aliran air semakin besar dan mambuat air kawah ikut membesar juga debitnya dan air sungai Cibanjaran dan Cikunir juga ikut membesar, " kata Fahmi.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Galunggung Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gradita Trihadi, mengatakan aliran air di tebing itu sudah lama terjadi.

Persib Bandung Gelar Uji Coba di Batam, Begini Kata Komisaris PT PBB

19 Hari Jelang Nyoblos, Elektabilitas PSI Masih Jeblok, Hasil Terbaru Survei CSIS Hanya 0,5 Persen

Dikatakannya, aliran air terjadi diprediksi karena ada penggerusan di dinding kawah.

"Sebetulnya aliran air dari atas sana sudah berlangsung dari dulu, cuma saat ini debit air lebih besar dikarenakan musim hujan," jelas Gradita Trihadi melalui sambungan telepon.

Fenomena itu kata dia, kemungkinan berdampak ke wilayah pemukiman sangat kecil terjadi.

"Air yang mengalir itu tidak langsung masuk ke Sungai Cikunir dan Cibanjaran tapi masuk ke area kawah Galunggung,"

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau kepada warga untuk tidak ke kawah karena potensi longsor cukup tinggi.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved