Sampah di Pasar Wahana Rancaekek Hanya Diangkut Dua Kali Setiap Bulan

Ia pun mengatakan bahwa semua pedagang yang berada di pasar tersebut membuang sampah di lokasi yang sama dan telah dilakukan lebih dari 10 tahun oleh

Sampah di Pasar Wahana Rancaekek Hanya Diangkut Dua Kali Setiap Bulan
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Pedagang di Pasar Wahana Rancaekek, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengaku bahwa sampah di pasar tersebut jarang diangkut petugas kebersihan. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pedagang di Pasar Wahana Rancaekek, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mengaku bahwa sampah di pasar tersebut jarang diangkut petugas kebersihan.

Seorang pedagang, Budi (50), mengatakan bahwa sampah di pasar tersebut hanya diangkut sebanyak dua kali dalam satu bulan oleh petugas kebersihan Pemkab Bandung, sehingga sampah kerap menumpuk hingga mencapai dua meter.

"Bulan ini saya lihat belum diangkut, biasanya waktu tengah bulan suka diangkut," kata Budi kepada Tribun Jabar di Pasar Wahana Rancaekek, Jalan Raya Majalaya-Rancaekek, Jumat (15/3/2019).

Ia pun mengatakan bahwa semua pedagang yang berada di pasar tersebut membuang sampah di lokasi yang sama dan telah dilakukan lebih dari 10 tahun oleh para pedagang serta warga sekitar.

"Harusnya diangkut secara rutin, kasihan juga sama pembeli, kadang-kadang suka bau busuk juga, apalagi setelah hujan," katanya.

Saksi Ungkap Detik-detik Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy oleh KPK, Terjadi Kejar-kejaran.

Tidak Ada TPS, Pedagang Buang Sampah di Kios Belakang Pasar Wahana Rancaekek

Pantauan Tribun Jabar, Jumat (15/3/2019), sampah plastik, kertas, kardus, sayur, buah, dan sisa daging, menumpuk menjadi satu di bagian belakang lokasi pasar yang berjarak dua kilometer dari Kantor Kecamatan Rancaekek.

Keberadaan sampah tersebut dianggap mengganggu pandangan mata dan tercium busuk, lantaran di dekat lokasi tempat penampungan sampah (TPS) terdapat jalan yang sering dilintasi oleh warga sekitar.

Sampah yang berada di tumpukan tersebut, sebagian besar merupakan sampah dari ratusan pedagang pasar dan sisanya adalah sampah dari warga sekitar lokasi pasar.

Adanya tumpukan sampah itu pun, aroma busuk sangat tercium oleh pembeli atau pun pedagang yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi, sehingga terpaksa harus menutup hidung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, belum bisa memberikan keterangan.

7 Unit Rumah Terbakar di Cikeruh Jatinangor, Kebakaran Dipicu Kebocoran Tabung LPG

Baru Keluar Penjara Karena Kasus Membunuh, Baron Bacok Pengendara Sepeda Motor

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved