Rawan Dimanfaatkan Bandar Narkoba, Polres Purwakarta Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Tukang Ojek

Para tukang ojek rawan dimanfaatkan oleh pengedar narkoba untuk mengantarkan barang haram jualannya, Satres Narkoba Polres Purwakarta

Rawan Dimanfaatkan Bandar Narkoba, Polres Purwakarta Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Tukang Ojek
tribunjabar/haryanto
Polres Purwakarta sosialisasi bahaya narkoba ke tukang ojek 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Para tukang ojek rawan dimanfaatkan oleh pengedar narkoba untuk mengantarkan barang haram jualannya, Satres Narkoba Polres Purwakarta pun menyosialisasikan bahaya narkoba ke para tukang ojek di Purwakarta.

Hal itu adalah terobosan baru bagi jajaran di Polres Purwakarta dalam rangka menyosialisasikan bahaya narkoba ke berbagai lapisan masyarakat.

Kasatres Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo menjelaskan pihaknya mendatangi setiap pangkalan ojek dan menjelaskan perihal Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Para pengojek ini kerap dimanfaatkan oleh para pengedar sebagai kurirnya. Di sisi lain, mereka tidak mengetahui jika penumpang yang diboncengnya itu membawa narkoba," kata Heri saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Kamis (7/3/2019).

Materi yang disampaikan oleh anggotanya dikemas simpel dan mudah dipahami. Sepertinya halnya pengenalan bahaya narkotika kepada para pengemudi ojek pangkalan.

Serta menjelaskan ancaman hukuman bagi yang terlibat dalam peredaran narkoba, yang salah satunya adalah sebagai kurir narkoba.

Oleh karena itu, Heri menganggap sosialisasi terhadap para pengojek pangkalan memang sangat diperlukan.

Pada kegiatannya itu, ternyata para pengemudi ojek motor itu banyak yang belum mengetahui efek dan dampak negatif narkoba bagi tubuh manusia.

"Kami juga memperlihatkan contoh berbagai jenis narkoba yang kerap beredar di Indonesia, khususnya Purwakarta," ucapnya.

Usai Kalah dari Persebaya Surabaya, Radovic Kecewa dan Kritik Bobotoh

Heri mengatakan pada sosialisasi itu anggotanya pun memberi imbauan kepada pengojek untuk pandai dan cermat memilih penumpangnya.

Alih-alih mengantarkan penumpang ke lokasi tujuan, namun ternyata bisa saja penumpangnya sedang membawa dan mengedarkan narkoba.

Ia pun mengajak para tukang ojek itu bekerjasama dengan Polres Purwakarta untuk memerangi peredaran narkoba di Purwakarta.

"Pandai-pandai lah memilih penumpang agar jangan sampai terjerumus atau terjebak pelaku narkoba," ujarnya.


Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved