Ini Aturan PT KAI Soal Bagasi di Kereta Api, Termasuk tentang Biaya Tambahan

Demi kenyamanan bersama, PT KAI mengimbau kepada calon penumpang kereta api untuk membawa barang bawaan secukupnya.

Ini Aturan PT KAI Soal Bagasi di Kereta Api, Termasuk tentang Biaya Tambahan
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Penumpang KA Lokal di Stasiun Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket Angkutan Lebaran sejak 25 Februari 2019 yang bisa diakses melalui seluruh kanal pemesanan resmi KAI.

Demi kenyamanan bersama, PT KAI mengimbau kepada calon penumpang kereta api untuk membawa barang bawaan secukupnya.

Sejak 2015, PT KAI menetapkan tiap penumpang diberikan bagasi gratis sampai berat maksimum 20 kg dengan volume maksimum 100 dm3 (dimensi maksimal 70x48x30 cm) dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 (empat) koli (item bagasi).

Jika saat boarding di stasiun, penumpang diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, mereka dikenakan biaya Rp 10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis atau ekonomi komersial, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi PSO.

Barang bawaan penumpang tersebut harus diletakkan pada rak bagasi di atas tempat duduk penumpang atau diletakkan di tempat lain sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu atau membahayakan penumpang lain dan tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.

Beli Tiket KA Lokal Kini Bisa Melalui KAI Access, Seperti Ini Caranya

Tiket Kereta Api Lebaran 2019 Sudah Bisa Dibeli Mulai Hari Ini, Ini Antisipasi PT KAI Atasi Lonjakan

Penumpang dengan barang bawaan lebih dari 40 kg atau 200 dm³ tidak diperkenankan untuk membawa barang bawaannya ke dalam kabin kereta penumpang dan disarankan untuk mengangkut barangnya dengan menggunakan jasa ekspedisi kereta api.

PT KAI juga mengimbau calon penumpang untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang dibawa sebagai bagasi di antaranya binatang, narkotika, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya

Begitu pula, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan dan barang lain yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

 “Dengan diberlakukannya peraturan pembatasan barang bawaan ini, PT KAI berharap penumpang akan merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan dengan KA,” kata VP Public Relations KAI Agus Komarudin dalam siara pers yang dikutip Tribun, Senin (4/3/2019).

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved