Orang Hilang

KPAID Akan Bantu Mencari Keberadaan Hilda Fauziah, Gadis yang Diduga Kabur Akibat Menolak Dijodohkan

Rencananya, KPAID akan berkunjung ke rumah orang tua Hilda untuk menggali informasi yang dibutuhkan sebagai bahan investigasi pencarian.

KPAID Akan Bantu Mencari Keberadaan Hilda Fauziah, Gadis yang Diduga Kabur Akibat Menolak Dijodohkan
Istimewa.
Hilda Fauziah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya akan bantu proses pencarian Hilda Fauziah (18) yang meninggalkan rumah dari November 2018 karena diduga menolak dijodohkan orang tuanya.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengaku prihatin dengan persoalan yang terjadi pada warga Cijambu, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah tersebut.

Ato Rinanto mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari media sosial dan media cetak maupun elektronik, pihaknya langsung melakukan kordinasi dengan Kepala Desa Cikawung.

"Kami mendapatkan informasi setelah kasusnya viral di media sosial, kami langsung berkordinasi dengan pihak Desa dan ternyata benar ananda Hilda meninggalkan rumah sejak November tahun lalu," kata Ato melalui sambungan telepon, Sabtu (23/2/2019).

Rencananya, KPAID akan berkunjung ke rumah orang tua Hilda untuk menggali informasi yang dibutuhkan sebagai bahan investigasi pencarian.

Ribuan Relawan Nyatakan Dukung Jokowi-Maruf, TKD Targetkan 70 Persen Perolehan Suara saat Pilpres

"Kami tentunya akan sekuat tenaga mencari Informasi keberadaan Hilda. Kami akan berkordinasi dengan pihak keluarga secepatnya. Besar harapan kami, ananda Hilda cepat ditemukan dan berkumpul kembali dengan kedua orang tuanya," Kata Ato.

KPAID juga menyayangkan masih adanya perjodohan yang mengakibatkan Hilda meninggalkan rumah.

Menurut Ato Rinanto, ada pola komunikasi yang perlu dibenahi dalam keluarga terutama orang tua, sehingga sang anak berontak dari pernikahan dini yang diatur orang tuanya.

"Meski hal itu tidak bisa disalahkan, tapi kami menyayangkan praktek perjodohan masih terjadi," kata Ato.

Clandys Baby and Beauty Beri Promo Beli 2 Gratis 1 untuk Pakaian Anak

Sosialisasi BKKBN Dihadiri 5 Anggota Komisi IX DPR, Siapkan Remaja Hadapi Tantangan Global

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved