Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp 11 Miliar untuk Penyelesaian Pembangunan Pasar Pasalaran Tahun Ini

Pemkab Cirebon telah mengalokasikan dana sebesar Rp 11 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp 11 Miliar untuk Penyelesaian Pembangunan Pasar Pasalaran Tahun Ini
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Kondisi Pasar Pasalaran di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon masih belum mencapai finish, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pembangunan Pasar Pasalaran di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ditargetkan selesai tahun ini.

Pemkab Cirebon telah mengalokasikan dana sebesar Rp 11 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Eka Hamdani, mengaku bahwa penempatan Pasar Pasalaran masih belum bisa ditentukan kapan waktunya.

Namun, diharapkan akhir tahun ini bisa ditempati oleh para pedagang.

"Kami bisa dapatkan Rp 11 miliar untuk pembangunan lanjutan. Mudah-mudahan di akhir tahun ini para pedagang di Pasar Pasalaran bisa seperti pedagang di Pasar Sumber," katanya saat ditemui di Disperdagin Kabupaten Cirebon, Senin (11/2/2019).

Pihak Pemprov Papua Bantah Adanya Penganiayaan terhadap Pegawai KPK

PNS Pemkab KBB yang Nyambi Jadi Pengedar Narkoba Pernah Dibui Tahun 2015

Anggaran Rp 11 miliar tersebut merupakan anggaran pembangunan Pasar Pasalaran pada tahap ketiga.

Ketika bangunan sudah finish, kios, los, dan lemprakan yang telah disediakan hanya diperuntukan bagi para pedagang setempat yang menjadi korban kebakaran sebelumnya.

"Yang menjadi catatan kami, yakni tidak bicara pedagang yang lain. Tapi kembali lagi kepada para pedagang yang dulu menjadi korban kebakaran Pasar Pasalaran," ungkap Eka.

Berdasarkan data Disperdagin Kabupaten Cirebon, jumlah pedagang Pasar Pasalaran yang menjadi korban kebakaran yakni sekitar 1.100 orang. Maka, kios, los, maupun lemprakan yang kini tengah dibangun pun jumlahnya sesuai dengan data yang ada.

"Terlebih mereka, para pedagang di Pasar Pasalaran yang pada saat terjadi kebakaran, masih ada keterkaitan dengan kontrak yang dulu membangun yakni selama 20 tahun," katanya.

Halaman
12
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved