Kejari Bandung Percepat Penanganan Kasus Narkoba untuk Pemakai, untuk Kurir dan Bandar Tetap

Kejari Kota Bandung mencanangkan penyelesaian perkara cepat, ringan dan mudah untuk kasus tindak pidana narkotika dan pidana umum lainnya.

Kejari Bandung Percepat Penanganan Kasus Narkoba untuk Pemakai, untuk Kurir dan Bandar Tetap
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kejaksaan Negeri Bandung, Senin (08/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarn

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kejari Kota Bandung mencanangkan penyelesaian perkara cepat, ringan dan mudah untuk kasus tindak pidana narkotika dan pidana umum lainnya.

"Untuk narkotika dengan pelaku sebagai pengguna akan diberlakukan penanganan cepat. Misalkan satu hari pelimpahan ke pengadilan kemudian diadili dan langsung vonis," ujar Kepala Kejari Kota Bandung Rudi Himawan melalui Kasi Pidum Agus Kausal Alam di Jalan LLRE Martadinata, Jumat (11/1/2019).

Namun, penanganan perkara cepat bagi kasus narkotika itu tidak akan diberlakukan bagi pelaku yang berperan sebagai kurir hingga bandar karena menurut teknis penyelidikan penegak hukum, penanganan perkara untuk bandar narkotika masih bisa dilakukan pengembangan untuk menelusuri darimana sumber barang terlarang di Indonesia itu.

"Untuk kurir atau bandar penanganan perkara di pengadilannya seperti biasa. Kalau untuk pengguna, bisa cepat. Misalkan saat ketangkap lagi konsumsi narkotika lalu di tes urin, hasilnya sudah bisa ketahuan secara ilmiah dan dari situ bisa langsung penanganan perkara," ujar Agus.

Pasal 127 Undang-undang Narkotika mengatur ketentuan soal pidana bagi penyalahguna narkotika bagi diri sendiri dengan ancaman pidana 1 tahun hingga 4 tahun penjara.

Wawancara Muncikari Artis, Mereka (Artis dan Model) yang Menawarkan Diri, Bukan Kami yang Ngajak

‎"Penanganan perkara cepat ini pada hakikatnya untuk mewujudkan prinsip peradilan cepat, mudah dan ringan. Maksimal 14 hari selesai, tapi kalau satu hari selesai Alhamdulillah," ujar dia.

Ia mengatakan mekanisme penanganan perkara cepat ini tidak menutup kemungkinan diberlakukan bagi tindak pidana umum lainnya yang diatur di KUH Pidana.


"Termasuk untuk perkara pidana umum lainnya sepanjang pembuktiannya mudah dan tidak melanggar Pasal 205 KUHAP yang mengatur tentang penanganan perkara tindak pidana ringan," ujar Agus.

Agus menambahkan penanganan perkara cepat untuk pengguna narkoba itu termasuk program Kejari Kota Bandung di tahun ini. "Tahun ini kami buat terobosan dengan penanganan perkara tindak pidana tertentu secara singkat dan kemarin sudah disetujui Kejaksaan Agung, bahwa Kejari Kota Bandung yang pertama menerapkannya," ujar Agus.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved