Mak Imoh 9 Bulan Lalu Pamit Cari Kayu Bakar, Ditemukan Tinggal Kerangka di Kaki Gunung Syawal

Mak Imoh (65) warga Kampung Urug, Dusun Cikalangen RT 07/03 Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis

Mak Imoh 9 Bulan Lalu Pamit Cari Kayu Bakar, Ditemukan Tinggal Kerangka di Kaki Gunung Syawal
istimewa
Sembilan bulan menghilang, Mak Imoh akhirnya ditemukan sudah menjadi kerangka di semak belukar di kaki Gunung Syawal, Blok Cibeungbang, Dusun Sukawening, Desa Tanjungsari, Sadananya, Ciamis, Jumat (7/12/2018) siang.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISMak Imoh (65) warga Kampung Urug, Dusun Cikalangen RT 07/03 Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis yang menghilang sejak mencari kayu bakar pada Kamis (1/3/2018) atau sembilan bulan lalu, ditemukan sudah menjadi kerangka di semak belukar blok Cibeungbang, Dusun Sukawening, Desa Tanjungsari, atau di kaki Gunung Syawal, Jumat (7/12/2018) siang.

Mang Eman, warga Sadananya, kepada Tribun menyebutkan kerangka Mak Imoh pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang berburu madu odeng.

Saat ditemukan, kerangka manusia yang diyakini jasad nenek tersebut, tergeletak di semak belukar kawasan kaki Gunung Sawal blok Cibeungbang Dusun Sukawening, tempat biasa isteri dari Aki  Mahfudin (77) tersebut mencari kayu bakar.

Yang terlihat nyata adalah tengkorak sementara kerangka badan, tangan dan kakinya  tertutup oleh pakaian yang terakhir dipakai saat Mak Imoh berangkat dari rumahnya Kamis (1/3/2018) pagi, sembilan bulan lalu.  

Kapolsek Ciamis yang juga membawahi Kecamatan Sadananya, Kompol Sindu Manuabe mengatakan, kerangka tersebut diyakini jasad Mak Imoh. Hal itu merujuk pada pakaian yang masih melekat di jasad korban.

Satu Karung KTP-el Berceceran di Sawah di Pondok Kopi Jakarta, Entah Siapa yang Buang

“Pihak keluarga yakin, bahwa kerangka yang ditemukan tersebut adalah jasad Mak Imoh dari pakaian korban,” ujar Kompol Sindu kepada Tribun Sabtu (8/12/2018).

Setelah mendapat laporan warga, kerangka yang diyakini sebagai Mak Imoh tersebut dievakuasi oleh anggota TNI/Polri  dari Koramil Ciamis dan  Polsek Ciamis Kota serta warga. Dan langsung dibawa ke rumah korban di Kampung Urug, Dusun Cikalangen, Desa Tanjungsari, Jumat (7/12/2018) sore itu juga untuk dimakamkan.

Seperti yang pernah diberitakan Tribun beberapa bulan lalu, menurut penuturan Aki Mahfudin (77), Mak Imoh, isterinya tersebut,  berangkat dari rumah di Kampung Urug, Dusun Cikalangen, Kamis (1/3/2018) pagi untuk mencari kayu bakar dan daun-daunan untuk makanan ikan ke kawasan hutan di Dusun Sukewening  desa yang sama di kaki Gunung Sawal, sekitar 1,5 km dari rumahnya.

Wawan Ikut Beri Suap pada eks Kalapas Sukamiskin, Uang Suap Dipakai Perjalanan Dinas Sampai Makan

Namun sampai sore belum juga pulang bahkan sampai malam harinya. Aki Mahfudin, yang sehari-hari berprofesi sebagai pembuat tolok (tempat sayuran dari anyaman bambu) tersebut mulai gelisah. Meminta anak-anaknya dan pihak keluarga mencari Mak Imoh. Malam itu juga pihak keluarga dan warga mencoba mencari Mak Imoh.

Esok harinya, dilakukan pencarian Mak Imoh yang melibatkan anggota TNI, Polri SAR gabungan. Namun setelah seminggu dilakukan pencarian sampai ke radius 9 km , nasib Mak Imoh tak kunjung diketahui. 

Yang ditemukannya hanya  berupa sandal jepit, celana sontok, golok, ikatan kayu bakar dan daun-daun yang berceceran. Setelah seminggu dilakukan pencarian nasib Mak Imoh tak kunjung diketahui, akhirnya pencarian dihentikan. Dan sembilan bulan kemudian nasib Mak Imoh baru diketahui sudah menjadi kerangka tergeletak di semak-semak di kaki Gunung Syawal.

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved