Situasi Tanggap Darurat Pascabanjir Bandang Tasikmalaya Berakhir, Kerugian Lebih dari Rp 71 Miliar

Kerugian materi akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Selasa (6/11/2018) di tiga kecamatan mencapai Rp 71 miliar lebih.

Situasi Tanggap Darurat Pascabanjir Bandang Tasikmalaya Berakhir, Kerugian Lebih dari Rp 71 Miliar
Tribun Jabar/Isep Heri
Sejumlah warga Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya menyeberangi Sungai Cipatujah menggunakan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cipatujah dan 5 desa lainnya, Kamis (8/11/2018). Jembatan gantung ini digunakan sebagai jalur alternatif setelah jembatan utama, Jembatan Pasangrahan ambruk diterjang banjir bandang pada Selasa (6/11/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tanggap darurat bencana selama 14 hari di Kabupaten Tasikmalaya pascabanjir bandang dan longsor yang melanda tiga kecamatan yakni Cipatujah, Karangnunggal, dan Culamega berakhir hari ini, Selasa (20/11/2018).

Berdasarkan hasil rekapitulasi tim tanggap darurat bencana kerugian materi akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Selasa (6/11/2018) di tiga kecamatan mencapai Rp 71 miliar lebih.

Berdasarkan rincian yang diberikan Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Nasseh, jumlah tersebut merupakan kalkulasi dari kerusakan perumahan, lahan pertanian, infrastruktur, lingkungan hidup serta kelautan dan perikanan.

Dia merinci, di antaranaya kerugian untuk kerusakan perumahan sebesar Rp 10 miliar lebih, kerusakan di bidang pertanian sebesar Rp 5 miliar lebih, kemudian Rp 51 miliar lebih kerugian akibat kerusakan infrastruktur.

Ridwan Kamil Imbau Masyarakat Jabar Waspadai Potensi Banjir Bandang Selama Musim Hujan

Sementara untuk kerugian di bagian lingkungan hidup sebesar Rp 1 miliar lebih, dan Rp 3 miliar lebih kerugian di bidang kelautan dan perikanan.

Semantara itu untuk perumahan warga yang terdampak dan mengalami kerusakan berada di dua kecamatan yakni Culamega dan Cipatujah.

Di Culamega sebanyak 318 rumah mengalami kerusakan, 77 di antaranya rusak berat.

Sementara di Kecamatan Cipatujah, total rumah yang rusak ada 109 rumah. 28 di antaranya masuk kategori rusak berat.

"Untuk pemulihan atas kerugian tersebut belum bisa dipastikan kapan akan dianggarkan, pastinya akan melalui mekanisme beberapa kali pembahasan," Kata Abdul Naseh saat dikonfirmasi.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved