Dari Modal Rp 400 Ribu, Gustaf Gurnadi Kini Raup Untung Rp 300 Juta per Bulan dari Produksi Bantal

Seiring waktu pembeli mulai meningkat sehingga tempat produksi tidak muat lagi dengan barang-barang pesanan.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Ery Candra
Pekerja Bizzarpillow berpose sembari memegang bantal kerajinan tangan di Jalan Cipaera Selatan Nomor 9, Malabar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bermula dari usaha rumahan dan modal awal seadanya pada akhir 2012, pembuat bantal unik Bizzarpillow kini bisa meraup keuntungan ratusan juta per bulan.

Bizzarpillow berhasil memberi tambah pada bantal buatan mereka, baik dari sisi model maupun dari segi ukuran.

Alhasil, usaha yang berbahan utama kain biasa dan kain bulu itu terus berkembang dan mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Pemilik Bizzarpillow, Gustaf Gurnadi (38), mengaku usaha pembuatan bantal unik hanya berbekal modal awal Rp 400.000 dari sisa uang simpanan istrinya.

"Alhamdulillah (sekarang) kalau lagi sepi keuntungan hanya mencapai Rp 300 juta per bulan. Pas ramai seperti menjelang hari raya keagamaan, yang memesan bisa dua kali lipat," ujar Gustaf Gurnadi di Jalan Cipaera Selatan Nomor 9, Malabar Kosambi, Kota Bandung, Rabu (5/9/2018).

Tersebar Potret Sosok Polwan yang Dikabarkan Akan Dinikahi Ahok, Mantan Ajudan Veronica Tan

Roy Suryo Hobi Koleksi Mobil Mercy Klasik, Punya 50 Unit, Per Mobil Lebih dari Rp 100 Juta

Ayah dari dua anak itu mengaku saat memulai usaha bantal itu di rumah mertuanya, ia hanya dibantu dua rekannya.

Seiring waktu pembeli mulai meningkat sehingga tempat produksi tidak muat lagi dengan barang-barang pesanan.

Lalu, Gustaf Gurnadi mengontrak sebuah rumah berlantai 2 untuk tempat tinggal sekaligus tempat produksi bantal.

"Lantai dua tempat tinggal dan di bawahnya untuk produksi bantal. Satu tahun berjalan yang pesan motif makanan laku keras melalui penjualan online. Sekarang karyawan saya 20 orang," ujar Gustaf Gurnadi sambil berulang kali mengucap syukur karena punya tempat produksi yang luas.


Pria asal Sukabumi itu menuturkan tak melakukan kiat khusus untuk mempromosikan bantal itu.

Untuk memperkenalkan usahanya, ia lebih memilih pemasaran secara digital, melalui media sosial semisal Instagram, Whatsapp, Facebook, dan toko-toko online.

"Kami masih menggunakan media sosial untuk promosi karena lebih cepat dan luas tersebarnya," katanya.

Gustaf Gurnadi mengatakan selain gencar promosi melalui media digital, Bizzarpillow rajin mengikuti berbagai bazar.

"Bantal kami pernah menjadi produk unggulan mewakili Kelurahan Malabar, Kota Bandung, setahun yang lalu untuk mengikuti pameran," ujar pria lulusan SMA. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved