Setelah Raih Medali Emas Asian Games, Hanifan Punya Target Tinggi di Kejuaraan Dunia
"Ke depan, fokus kembali ke kejuaraan dunia, di bulan Desember di Singapura, dan target emas di SEA Games 2019 di Filipina September nanti. Targetnya
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Seusai memenangkan medali emas di Asian Games 2018, pesilat asal Soreang, Kabupaten Bandung, Hanifan Yudani Kusumah menargetkan meraih juara pada kejuaraan dunia yang dihelat di Singapura Desember 2018 dan SEA Games yang dihelat September 2019.
"Ke depan, fokus kembali ke kejuaraan dunia, di bulan Desember di Singapura, dan target emas di SEA Games 2019 di Filipina September nanti. Targetnya harus emas," ujarnya saat ditemui di kediamannya di Jalan Pasir Kerenceng RT 03/07 Kampung Mulyasari, Desa Cincin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (3/9/2018).
Setelah berlaga di Asian Games 2018, Hanifan akan kembali fokus latihan seperti biasa, dengan program yang telah diberikan pelatihnya.
Hanifan mengaku senang dan bangga bisa menang di Asian Games kemarin. Dengan begitu, dirinya bisa memacu semangat adik-adiknya di padepokan Tadjimalela Soreang.
"Bersyukur, alhamdulillah, adik-adik bisa terpacu atas prestasi Hanif. Mereka sangat dekat dengan Hanif karena sering latihan bareng Hanif disini juga," katanya.
• Presiden Jokowi Minta Langkah Pengendalian Gejolak Rupiah Bisa Dirasakan Masyarakat
• Ini Bentuk Perhatian Gomez untuk Para Pemain Muda Persib
Khususnya di unit latihan Soreang, adik-adiknya ini akan difokuskan lagi pada prestasi, baik silat maupun akademik. Untuk adik-adiknya, Hanifan juga berpesan agar selalu menjaga silaturahmi dengan kedua orangtua mereka untuk menunjang pretasi lebih tinggi dari dirinya.
"Pertama sebagai umat muslim 2,5 persen dizakatkan. Kedua, haji kedua orangtua, ketiga, untuk umrah bersama keluarga kecil saya, dan terakhir buat masa depan saya (menabung)," katanya.
Menurut pantauan Tribun Jabar, Hanif tampak sangat kewalahan meladeni selfie bersama warga setempat di panggung yang telah disediakan oleh panitia. Meski tampak lelah, Hanifan tetap meladeni para tetangganya yang didominasi oleh ibu-ibu.
Hanifan tampak tetap ramah meladeni hiruk pikuk permintaan selfie yang diakibatkan oleh ibu-ibu yang memaksa berfoto. Meski tampak lelah Hanifan, tetap mau tersenyum dan menerima salam tangan warga.
• Enam Kades di Purwakarta Diberhentikan, Lima di Antaranya Karena Nyaleg
• Pelaku Penembakan Polisi di Tol Pejagan-Kanci Ditangkap di Tegal, Pelakunya Enam Orang