Korban Begal di Cikapayang Bandung Dimakamkan di Kota Banjar, Tinggalkan Anak Balita

Ia membentuk tim penyelidik berjumlah 60 orang untuk mengungkap kasus tersebut.

Korban Begal di Cikapayang Bandung Dimakamkan di Kota Banjar, Tinggalkan Anak Balita
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana (kanan) dan Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema di IGD Rumah Sakit Boromeus Bandung, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - ‎Korban begal di Jalan Cikapayang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Kamis (30/8/2019) pukul 03.30, yakni almarhumah Shanda (23), dimakamkan di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar, Jumat (31/8/2018).

Shanda meninggal dunia di RS Boromeus, Kota Bandung, pada Jumat (31/8/2018) pukul 00.00. "Disemayamkan di Kota Banjar Subuh tadi. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya," ujar Kasatreskrim Polrestabes B‎andung, AKBP M Yoris Maulana di Polsek Coblong, Jalan Sangkuriang, Jumat (31/8/2018).

Ridwan Kamil Lepas Anggota Viking ke Pangandaran, Suporter Persib Bandung Itu Gelar HUT ke-25

Ia membentuk tim penyelidik berjumlah 60 orang untuk mengungkap kasus tersebut. Pantauan Tribun, tim penyelidik dikumpulkan di Mapolsek Coblong tadi pagi. Pengejaran masih dilakukan.


"Dibagi dua tim, tim penyelidik‎ dan tim penyidik. Identifikasi sementara pelaku dua orang," kata Yoris.


Shanda dan temanya, Eva (23) dibegal dua pelaku di Jalan Cikapayang pada pukul 03.30, dua hari lalu. Tas miliknya ditarik dari belakang sehingga Shanda dan Eva terjatuh. Shanda luka kritis dan meninggal setelah melewati masa kritis sekitar 20 jam.

Informasi yang dihimpun, Shanda meninggalkan seorang balita dan suami asal Kabupaten Purwakarta.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved